[PDF] MUFRODAT SURAT AN-NABA’ - Nofri Endri
MUFRODAT SURAT AN-NABA’
Membahas Kosa Kata Asing, Tafsir Ringkas,
Ragam Isim dan Fi’il di Dalamnya
Penulis:
Nofri Endri, BA
Penerbit:
Pustaka Syabab Surabaya
Halaman:
45
Cetakan:
Ke-1, 1448 H (2026)
Lisensi:
www.terjemahmatan.com
Belanja
Ebook: https://lynk.id/pustakasyabab
Kata Pengantar
Al-Qur’an merupakan
kalam Alloh yang diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi seluruh manusia. Untuk
dapat meresapi keindahan pesan-pesan-Nya serta mengamalkan isinya secara
sempurna, pemahaman terhadap bahasa Al-Qur’an menjadi sebuah kebutuhan mendasar
bagi setiap Muslim.
Buku yang ada di
tangan pembaca ini hadir sebagai sarana praktis dan sistematis untuk
menjembatani kebutuhan tersebut, khususnya dalam mempelajari Suroh An-Naba’.
Melalui perpaduan antara penjelaskan makna ringkas (Tafsir), penyebutan
kata-kata sukar (Ghoribul Qur’an), hingga rincian mufrodat yang mencakup
kata benda (Al-Asma’) dan kata kerja (Al-Af’al) beserta bentuk
perubahan kata (tashrif) dan penggunaan huruf jar, karya ini dirancang
agar dapat dipelajari dengan mudah oleh berbagai kalangan.
Keunggulan
penyusunan dalam buku ini terletak pada pendekatannya yang lugas. Pembaca tidak
hanya diajak untuk memahami makna ayat secara umum, tetapi juga dibimbing untuk
memperkaya kosakata bahasa Arob Al-Qur’an secara terstruktur. Hal ini
diharapkan mampu membantu para penuntut ilmu, pengajar, maupun masyarakat umum
dalam menggalih makna Al-Qur’an secara lebih mendalam.
Semoga Alloh
mendatangkan manfaat yang luas melalui kehadiran buku ini, menjadikannya
sebagai amal jariyah bagi sahabat kami, penulisnya, Ust. Nofri Endri, BA
—pengajar Ma’had Al-Furqon Al-Islami Gresik Jatim, serta membimbing kita semua
untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur’an. Selamat membaca dan menuntut ilmu.
Nor Kandir
Muqoddimah
﷽
Segala puji bagi Alloh Robb semesta alam, sholawat serta salam semoga
senantiasa tercurah kepada Rosululloh ﷺ, keluarga, para Shohabat, dan para
pengikutnya yang setia hingga Hari Qiyamah.
Amma ba’du:
Buku ini disusun sebagai sarana kemudahan dalam mempelajari dan memahami
Al-Qur’an melalui metode pendekatan kebahasaan dan tafsir yang ringkas. Di
dalam buku ini, pembaca akan mendapati pemaparan ayat-ayat Al-Qur’an yang
dilengkapi dengan penjelaskan makna ringkas (Tafsir), rincian kata-kata asing
atau sukar (Ghoribul Qur’an), serta pengelompokan mufrodat berupa kata benda
(Al-Asma’) dan kata kerja (Al-Af’al) beserta bentuk perubahan dan kata
sambungnya.
Harapan penulis, kehadiran karya ini dapat membantu para penuntut ilmu
dan umat Islam pada umumnya dalam memperkaya kosakatanya, memahami isi
kandungan Al-Qur’an secara lebih mendalam, serta menjadikannya sebagai sarana
dalam mengamalkan petunjuk-Nya.
Semoga Alloh menjadikan penyusunan buku ini sebagai amal sholih yang
ikhlas dan bermanfaat luas bagi kita semua.
📖 سورة
النبإ
من مقاصد الصورة: بيان
أدلة القدرة على البعث والتخويف من العاقبة
بسم
الله الرحمن الرحيم
عَمَّ
يَتَسَاءَلُونَ ١ عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ ٢ الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ ٣
غريب
القرآن:
{عَمَّ}: عَنْ أَيِّ شَيْءٍ
{النَّبَإِ الْعَظِيمِ}: الخَبَرِ العَظِيمِ؛ وَهُوَ القُرْآنُ
الَّذِي فِيهِ خَبَرُ البَعْثِ
نص
التفسير:
عن أي شيء يسأل بعض كفار قريش بعضاً؟ يتساءلون عن الخبر العظيم
الشأن، وهو القرآن العظيم الذي ينبئ عن البعث الذي شك فيه كفار قريش وكذبوا به.
“Tentang apakah sebagian orang-orang
kafir Quroisy saling bertanya? Mereka saling bertanya tentang berita yang
sangat besar dan penting, yaitu Al-Qur’an yang agung, yang memberitakan tentang
kebangkitan yang diragukan oleh orang-orang kafir Quroisy dan mereka dustakan.”
الأسماء:
sesuatu / perkara ← شَيْء ج أَشْيَاءُ
sebagian ← بَعْضٌ ج أَبْعَاضٌ
orang kafir ← كَافِرٌ ج كُفَّارٌ
Quroisy ← قُرَيْشٌ
berita ← خَبَرٌ ج أَخْبَارٌ
perkara / urusan ← شَأْنٌ ج شُؤُونٌ
kebangkitan ← بَعْثٌ ج بُعُوثٌ
الأفعال:
bertanya ← سَأَلَ يَسْأَلُ سُؤَالًا
bertanya tentang ← سَأَلَ عَنْ
saling bertanya ←تَسَاءَلَ يَتَسَاءَلُ تَسَاؤُلًا
تَسَاءَلَ
عَنْ ← saling bertanya tentang
memberitakan ← أَنْبَأَ يُنْبِئُ إِنْبَاءً
memberitakan tentang ← أَنْبَأَ
عَنْ
ragu ← شَكَّ يَشُكُّ شَكًّا
ragu terhadap ← شَكَّ فِي
mendustakan ← كَذَّبَ يُكَذِّبُ تَكْذِيبًا
mendustakan ← كَذَّبَ بِـ
كَلَّا
سَيَعْلَمُونَ ٤ ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ٥
نص
التفسير:
ما الأمر كما يزعم هؤلاء المشركون، سيعلم هؤلاء المشركون عاقبة
تكذيبهم، ويظهر لهم ما الله فاعل بهم يوم القيامة، ثم سيتأكد لهم ذلك، ويتأكد لهم
صدق ما جاء به محمد ﷺ، من القرآن والبعث. وهذا تهديد ووعيد لهم.
“Perkara itu tidaklah sebagaimana yang
diklaim oleh orang-orang musyrik tersebut. Mereka akan mengetahui akibat dari
pendustaan mereka. Akan tampak bagi mereka apa yang Alloh lakukan terhadap
mereka pada hari Kiamat. Kemudian mereka akan semakin yakin terhadap hal
tersebut dan semakin yakin terhadap kebenaran apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ, yaitu Al-Qur’an dan kebangkitan. Ini
merupakan ancaman dan peringatan keras bagi mereka.”
الأسماء:
perkara / urusan ← أَمْرٌ ج أُمُورٌ
orang orang musyrik ← مُشْرِكٌ ج مُشْرِكُونَ
akibat ← عَاقِبَةٌ ج عَوَاقِبُ
pendustaan ← تَكْذِيبٌ ج تَكَاذِيبُ
hari ← يَوْمٌ ج أَيَّامٌ
kiamat ← الْقِيَامَةُ
kebenaran ← صِدْقٌ
ancaman ← تَهْدِيدٌ ج تَهْدِيدَات
ancaman / peringatan ← وَعِيدٌ ج وُعُودٌ
الأفعال:
mengklaim / menganggap ← زَعَمَ يَزْعُمُ
زَعْمًا
mengetahui ← عَلِمَ يَعْلَمُ عِلْمًا
menampakkan ← أَظْهَرَ يُظْهِرُ إِظْهَارًا
menampakkan kepada ← أَظْهَرَ لِـ
melakukan ← فَعَلَ يَفْعَلُ فِعْلًا
melakukan terhadap ← فَعَلَ بِـ
menjadi jelas / semakin yakin ← تَأَكَّدَ يَتَأَكَّدُ
تَأَكُّدًا
menjadi jelas bagi ← تَأَكَّدَ لِـ
datang / membawa ← جَاءَ يَجِيءُ مَجِيئًا
membawa ← جَاءَ بِـ
أَلَمْ
نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا ٦ وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا ٧ وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا
٨ وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا ٩ وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا ١٠
غريب
القرآن:
{مِهَادًا}: مُمَهَّدَةً كَالفِرَاشِ
{أَوْتَادًا}: تُثَبِّتُ الأَرْضَ.
{أَزْوَاجًا}: أَصْنَافًا: ذُكُورًا وَإِنَاثًا
{سُبَاتًا}: رَاحَةً لِأَبْدَانِكُمْ، وَقَطْعًا
لأَعْمَالِكُمْ.
{لِبَاسًا}: سَاتِرًا لَكُمْ بِظُلْمَتِهِ؛ كَاللِّبَاسِ.
نص
التفسير:
ألم نجعل الأرض ممهدة لكم كالفراش؟ والجبال رواسي؛ كي لا تتحرك
بكم الأرض؟ وخلقناكم أصنافا ذكرا وأنثى؟ وجعلنا نومكم راحة لأبدانكم، فيه تهدؤون
وتسكنون؟ وجعلنا الليل لباسا تلبسكم ظلمته وتغشاكم، كما يستر الثوب لابسه؟
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi
terbentang dan nyaman bagi kalian seperti hamparan? Dan gunung-gunung sebagai
pasak-pasak agar bumi tidak bergerak bersama kalian? Kami menciptakan kalian
dalam berbagai jenis, lakilaki dan perempuan. Kami menjadikan tidur kalian sebagai
istirahat bagi tubuh kalian; dengan tidur itu kalian menjadi tenang dan
beristirahat. Kami menjadikan malam sebagai pakaian yang menyelimuti kalian
dengan kegelapannya dan menutupi kalian, sebagaimana pakaian menutupi orang
yang memakainya.”
الأسماء:
bumi ← أَرْضٌ ج أَرَاضٍ
hamparan ← مِهَادٌ ج مُهُدٌ
مُمهَّدة ← dibentangkan
hamparan / tempat tidur ← فِرَاشٌ ج فُرُشٌ
gunung ← جَبَلٌ ج جِبَالٌ
pasak ← وَتَدٌ ج أَوْتَادٌ
jenis ← صِنْفٌ ج أَصْنَافٌ
Lakilaki ← ذَكَرٌ ج ذُكُورٌ
perempuan ← أُنْثَى ج إِنَاثٌ
tidur ← نَوْمٌ
istirahat ← رَاحَةٌ ج رَاحَاتٌ
tubuh ← بَدَنٌ ج أَبْدَانٌ
malam ← لَيْلٌ ج لَيَالٍ
pakaian ← لِبَاسٌ ج أَلْبِسَةٌ
kegelapan ← ظُلْمَةٌ ج ظُلُمَاتٌ
pakaian ← ثَوْبٌ ج ثِيَابٌ
orang yang memakai ← لَابِسٌ ج لُبَّاسٌ
الأفعال:
bergerak ← تَحَرَّكَ يَتَحَرَّكُ تَحَرُّكًا
bergerak bersama/dengan ← تَحَرَّكَ
بِـ
menciptakan ← خَلَقَ يَخْلُقُ خَلْقًا
menjadi tenang ← هَدَأَ يَهْدَأُ هُدُوءًا
menjadi tenang / beristirahat ← سَكَنَ يَسْكُنُ
سُكُونًا
memakai ← لَبِسَ يَلْبَسُ لُبْسًا
menyelimuti / menutupi ← غَشِيَ يَغْشَى
غِشْيَانًا
menutupi ← سَتَرَ يَسْتُرُ سَتْرًا
مَهَّدَ يُمهِّد تمهيداً ← membentangkan
وَجَعَلْنَا
النَّهَارَ مَعَاشًا ١١ وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا ١٢ وَجَعَلْنَا سِرَاجًا
وَهَّاجًا ١٣ وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا ١٤ لِنُخْرِجَ بِهِ
حَبًّا وَنَبَاتًا ١٥ وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا ١٦
غريب
القرآن:
- {مَعَاشًا}: تُحَصِّلُونَ فِيهِ مَا تَعِيشُونَ بِهِ.
- {سِرَاجًا وَهَّاجًا}: مِصْبَاحًا وَقَّادًا، مُضِيئًا.
- {وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا}: بَسَاتِينَ مُلْتَفَّةً أَشْجَارُهَا.
نص
التفسير:
وجعلنا النهار معاشا تنتشرون فيه لمعاشكم، وتسعون فيه
لمصالحكم؟ وبنينا فوقكم سبع سموات متينة البناء محكمة الخلق، لا صدوع لها ولا
فطور؟ وجعلنا الشمس سراجا وهاجا مضيئا؟ وأنزلنا من السحب الممطرة ماء منصبا مما
يقتات به الناس بكثرة، لنخرج به حبوبا ونباتا وحشائش مما تأكله الدواب، وبساتين
ملتفة بعضها ببعض لتشعب أغصانها؟
“Kami menjadikan siang sebagai waktu
untuk mencari penghidupan. Kalian menyebar di dalamnya untuk mencari
penghidupan dan berusaha memenuhi kebutuhan kalian. Kami membangun di atas
kalian tujuh langit yang kokoh, kuat bangunannya dan sempurna penciptaannya,
tidak terdapat retakan dan celah padanya. Kami menjadikan matahari sebagai
pelita yang sangat terang. Kami menurunkan dari awan-awan yang menurunkan hujan air yang
tercurah dengan deras. Dengan air itu Kami mengeluarkan biji-bijian, tumbuh-tumbuhan dan
rerumputan yang dimakan oleh hewan, serta kebun-kebun yang pepohonannya saling
berkelindan karena banyaknya cabang.”
الأسماء:
siang ← نَهَارٌ ج أَنْهُرٌ
penghidupan ← مَعَاشٌ ج مَعَايِشُ
kemaslahatan ← مَصْلَحَةٌ ج مَصَالِحُ
langit ← سَمَاءٌ ج سَمَاوَاتٌ
bangunan ← بِنَاءٌ ج أَبْنِيَةٌ
penciptaan ← خَلْقٌ ج خُلُوقٌ
retakan ← صَدْعٌ ج صُدُوعٌ
celah / retakan ← فَطْرٌ ج فُطُورٌ
matahari ← شَمْسٌ
pelita ← سِرَاجٌ ج سُرُجٌ
awan ← سَحَابٌ ج سُحُبٌ
air ← مَاءٌ ج مِيَاهٌ
bijibijian ← حَبٌّ ج حُبُوبٌ
tumbuhtumbuhan ← نَبَاتٌ ج نَبَاتَاتٌ
rerumputan ← حَشِيشٌ ج حَشَائِشُ
hewan / binatang ← دَابَّةٌ ج دَوَابُّ
kebun ← بُسْتَانٌ ج بَسَاتِينُ
cabang ← غُصْنٌ ج أَغْصَانٌ
الأفعال:
menjadikan ← جَعَلَ يَجْعَلُ جَعْلًا
menyebar ← اِنْتَشَرَ يَنْتَشِرُ اِنْتِشَارًا
menyebar di ← اِنْتَشَرَ فِي
berusaha ← سَعَى يَسْعَى سَعْيًا
berusaha untuk ← سَعَى لِـ
membangun ← بَنَى يَبْنِي بِنَاءً
membangun di atas ← بَنَى فَوْقَ
menurunkan ← أَنْزَلَ يُنْزِلُ إِنْزَالًا
menurunkan dari ← أَنْزَلَ مِنْ
mengeluarkan / menumbuhkan ← أَخْرَجَ يُخْرِجُ
إِخْرَاجًا
mengeluarkan dengan ← أَخْرَجَ بِـ
memperoleh makanan ← اِقْتَاتَ يَقْتَاتُ اِقْتِيَاتًا
memperoleh makanan dengan ← اِقْتَاتَ
بِـ
memakan ← أَكَلَ يَأْكُلُ أَكْلًا
bercabang / menyebar ← تَشَعَّبَ يَتَشَعَّبُ
تَشَعُّبًا
إِنَّ
يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا ١٧ يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا
١٨
غريب
القرآن:
{مِيقَاتًا}: وَقْتًا، وَمِيعَادًا لِلفَصْلِ بَيْنَ
الخَلْقِ.
{الصُّورِ}: القَرْنِ الَّذِي يَنْفُخُ فِيهِ إِسْرَافِيلُ
- عليه السلام.
نص
التفسير:
إن يوم الفصل بين الخلق، وهو يوم القيامة، كان وقتا وميعادا
محددا للأولين والآخرين، يوم ينفخ الملك في القرن إيذانا بالبعث فتأتون أمما، كل
أمة مع إمامهم.
“sungguh Hari Keputusan antara seluruh
makhluk, yaitu Hari Kiamat, merupakan waktu dan ketetapan yang telah ditentukan
bagi orang-orang terdahulu dan orang-orang yang datang kemudian. Pada hari
ketika Malaikat meniup sangkakala sebagai tanda dimulainya kebangkitan, kalian
datang dalam kelompok-kelompok; setiap umat bersama imam
mereka.”
الأسماء:
hari keputusan ← يَوْمُ الْفَصْلِ ج أَيَّامُ الْفَصْلِ
waktu yang telah ditentukan ← مِيقَاتٌ ج
مَوَاقِيتُ
umat / kelompok ← أُمَّةٌ ج أُمَمٌ
kelompokkelompok ← فَوْجٌ ج أَفْوَاجٌ
imam / pemimpin ← إِمَامٌ ج أَئِمَّةٌ
Malaikat ← مَلَكٌ ج مَلَائِكَةٌ
sangkakala ← قَرْنٌ ج أَقْرَانٌ
الأفعال:
meniup ← نَفَخَ يَنْفُخُ نَفْخًا
meniup pada/ke dalam ← نَفَخَ فِي
datang ← أَتَى يَأْتِي إِتْيَانًا
datang dalam kelompok ← أَتَى
أَفْوَاجًا
وَفُتِحَتِ
السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا ١٩ وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا ٢٠
غريب
القرآن:
{أَبْوَابًا}: ذَاتَ أَبْوَابٍ كَثِيرَةٍ؛ لِنُزُولِ
المَلَائِكَةِ.
{وَسُيِّرَتِ}: نُسِفَتْ بَعْدَ ثُبُوتِهَا.
{سَرَابًا}: كَالسَّرَابِ الَّذِي لَا حَقِيقَةَ لَهُ.
نص
التفسير:
فتحت السماء، فكانت ذات أبواب كثيرة لنزول الملائكة. ونسفت
الجبال بعد ثبوتها، فكانت كالسراب.
“Langit dibukakan sehingga menjadi
pintu-pintu
yang banyak untuk turunnya para Malaikat. Gunung-gunung dihancurkan setelah sebelumnya
kokoh, sehingga menjadi seperti fatamorgana.”
الأسماء:
pintu ← بَابٌ ج أَبْوَابٌ
fatamorgana ← سَرَابٌ
keteguhan / kekokohan ← ثَبَاتٌ
الأفعال:
Membuka ← فَتَحَ يَفْتَحُ فَتْحًا
menghancurkan / mencabut hingga tercerai-berai ← نَسَفَ يَنْسِفُ
نَسْفًا
menjadi kokoh ← ثَبَتَ يَثْبُتُ ثُبُوتًا
berjalan / digerakkan ← سَيَّرَ يُسَيِّرُ
تَسْيِيرًا
إِنَّ
جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا ٢١ لِلطَّاغِينَ مَآبًا ٢٢ لَابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا
٢٣ لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا ٢٤ إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا ٢٥
جَزَاءً وِفَاقًا ٢٦
غريب
القرآن:
{مِرْصَادًا}: تَرْصُدُ أَهْلَهَا، وَتَرْقُبُهُمْ.
{أَحْقَابًا}: دُهُورًا لَا تَنْقَطِعُ.
{بَرْدًا}: مَا يُبَرِّدُ حَرَّ النَّارِ عَلَى أَجْسَادِهِمْ.
{حَمِيمًا}: مَاءً حَارًّا بَالِغًا نِهَايَةَ الحَرَارَةِ.
{وَغَسَّاقًا}: صَدِيدَ أَهْلِ النَّارِ
{وِفَاقًا}: عَادِلًا، مُوَافِقًا لِأَعْمَالِهِمْ.
نص
التفسير:
إن جهنم كانت يومئذ ترصد أهل الكفر الذين أعدت لهم، للكافرين
مرجعا، ماكثين فيها دهورا متعاقبة لا تنقطع، لا يرد حر السعير عنهم، ولا يطعمون
فيها ما يبرد حرهم، ولا شرابا يرويهم، إلا ماء حارا، وصديد أهل النار، يجزاون بذلك
جزاء عادلا موافقا لأعمالهم التي كانوا يعملونها في الدنيا.
“sungguh Jahanam pada hari itu
mengawasi orang-orang kafir yang telah dipersiapkan untuknya. Jahanam menjadi
tempat kembali bagi orang-orang kafir. Mereka tinggal di dalamnya selama masa
yang sangat panjang dan berturut-turut tanpa terputus. Panasnya api
yang menyala tidak dapat dihindarkan dari mereka. Mereka tidak mendapatkan
sesuatu yang dapat mendinginkan panas mereka dan tidak pula mendapatkan minuman
yang menyegarkan mereka, kecuali air yang sangat panas dan nanah penghuni Neraka.
Mereka dibalas dengan balasan yang adil dan sesuai dengan amal mereka yang
dahulu mereka kerjakan di dunia.”
الأسماء:
tempat pengintaian / pengawasan ← مِرْصَادٌ ج مَرَاصِدُ
orang yang melampaui batas ← طَاغٍ ج طَاغُونَ
tempat kembali ← مَآبٌ
masa yang panjang ← حُقْبٌ ج أَحْقَابٌ
dingin ← بَرْدٌ
minuman ← شَرَابٌ ج أَشْرِبَةٌ
air yang sangat panas ← حَمِيمٌ ج أَحْمَاءٌ
nanah ← غَسَّاقٌ
balasan ← جَزَاءٌ ج أَجْزِيَةٌ
kesesuaian ← وِفَاقٌ
amal / perbuatan ← عَمَلٌ ج أَعْمَالٌ
dunia ← دُنْيَا
الأفعال:
mengawasi / menunggu ← رَصَدَ يَرْصُدُ
رَصْدًا
mempersiapkan ← أَعَدَّ يُعِدُّ إِعْدَادًا
tinggal / menetap ← مَكَثَ يَمْكُثُ مُكُوثًا
terputus ← اِنْقَطَعَ يَنْقَطِعُ اِنْقِطَاعًا
mendinginkan ← أَبْرَدَ يُبْرِدُ إِبْرَادًا
memakan / mencicipi ← ذَاقَ يَذُوقُ ذَوْقًا
menghilangkan / menolak ← رَدَّ يَرُدُّ
رَدًّ
menyegarkan / menghilangkan dahaga ← أَرْوَى يُرْوِي
إِرْوَاءً
membalas ← جَزَى يَجْزِي جَزَاءً
mengerjakan ← عَمِلَ يَعْمَلُ عَمَلًا
إِنَّهُمْ
كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا ٢٧ وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا ٢٨ وَكُلَّ شَيْءٍ
أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا ٢٩ فَذُوقُوا فَلَنْ نَزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا ٣٠
غريب
القرآن:
{لَا يَرْجُونَ}: لَا يَخَافُونَ.
{أَحْصَيْنَاهُ}: حَفِظْنَاهُ، وَضَبَطْنَاهُ مَكْتُوبًا
فِي اللَّوْحِ المَحْفُوظِ.
نص
التفسير:
إنهم كانوا لا يخافون يوم الحساب فلم يعملوا له، وكذبوا بما
جاءتهم به الرسل تكذيبا، وكل شيء علمناه وكتبناه في اللوح المحفوظ، فذوقوا أيها
الكافرون جزاء أعمالكم، فلن نزيدكم إلا عذابا فوق عذابكم.
“sungguh mereka dahulu tidak
mengharapkan adanya perhitungan, sehingga mereka tidak beramal untuk
menghadapinya. Mereka mendustakan apa yang dibawa oleh para Rosul kepada mereka
dengan pendustaan yang nyata. Segala sesuatu telah Kami ketahui dan Kami catat
di Lauh Mahfuz. Maka rasakanlah, wahai orang-orang kafir, balasan amalamal
kalian. Kami tidak akan menambah bagi kalian kecuali azab di atas azab kalian.”
الأسماء:
harapan ← رَجَاءٌ
perhitungan ← حِسَابٌ
ayatayat ← آيَةٌ ج آيَاتٌ
Rosul ← رَسُولٌ ج رُسُلٌ
pencatatan / kitab ← كِتَابٌ
Lauh Mahfuz ← اللَّوْحُ الْمَحْفُوظُ
azab ← عَذَابٌ ج أَعْذِبَةٌ
bagian atas / sesuatu yang berada di atas ← فَوْقٌ
الأفعال:
mengharapkan ← رَجَا يَرْجُو رَجَاءً
mengharapkan sesuatu ← رَجَا
شَيْئًا
mencatat / menghitung dengan teliti ← أَحْصَى يُحْصِي
إِحْصَاءً
mencatat / menghitung ← أَحْصَى
menulis ← كَتَبَ يَكْتُبُ كِتَابَةً
menulis / mencatat di dalam ← كَتَبَ فِي
merasakan ← ذَاقَ يَذُوقُ ذَوْقًا
menambah ← زَادَ يَزِيدُ زِيَادَةً
menambah untuk seseorang ← زَادَ لِـ
إِنَّ
لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا ٣١ حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا ٣٢ وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا ٣٣ وَكَأْسًا
دِهَاقًا ٣٤ لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا ٣٥
غريب
القرآن:
{مَفَازًا}: فَوْزًا بِدُخُولِهِمُ الجَنَّةَ، أَوْ
مَكَانًا يَفُوزُونَ بِهِ؛ وَهُوَ الجَنَّةُ.
{حَدَائِقَ}: بَسَاتِينَ عَظِيمَةً قَدْ أَحْدَقَتْ
بِهَا الأَشْجَارُ.
{وَكَوَاعِبَ}: حَدِيثَاتِ السِّنِّ، نَوَاهِدَ.
{أَتْرَابًا}: مُسْتَوِيَاتٍ فِي سِنٍّ وَاحِدَةٍ.
{دِهَاقًا}: مَمْلُوءَةً خَمْرًا.
{لَغْوًا}: بَاطِلًا مِنَ القَوْلِ.
نص
التفسير:
إن للذين يخافون ربهم ويعملون صالحا، فوزا بدخولهم الجنة إن لهم
بساتين عظيمة وأعنابا، ولهم زوجات حديثات السن، نواهد مستويات في سن واحدة، ولهم كأس
مملوءة خمرا. لا يسمعون في هذه الجنة باطلا من القول، ولا يكذب بعضهم بعضا.
“Sungguh bagi orang-orang yang
bertakwa kepada Robb
mereka dan mengerjakan amal sholih, terdapat keberuntungan, yaitu masuk
ke dalam Surga. Bagi mereka taman-taman yang besar dan buah anggur. Bagi mereka
pasangan-pasangan yang masih muda, yang sebaya dan sama usia. Bagi mereka gelas
yang penuh berisi minuman. Di dalam Surga tersebut mereka tidak mendengar
perkataan yang sia-sia dan tidak pula saling mendustakan.”
الأسماء:
keberuntungan / kemenangan ← مَفَازٌ ج مَفَاوِزُ
taman-taman ← حَدِيقَةٌ ج حَدَائِقُ
anggur ← عِنَبٌ ج أَعْنَابٌ
wanita yang telah dewasa ← كَاعِبٌ ج كَوَاعِبُ
sebaya ← تِرْبٌ ج أَتْرَابٌ
gelas / cawan ← كَأْسٌ ج أَكْوَابٌ
penuh ← دِهَاقٌ
perkataan yang sia-sia ← لَغْوٌ ج أَلْغَاءٌ
pendustaan ← كِذَّابٌ ج أَكَاذِيبُ
pasangan / istri ← زَوْجَةٌ ج زَوْجَاتٌ
الأفعال:
takut ← خَافَ - يَخَافُ - خَوْفًا
takut kepada ← خَافَ مِنْ
mengerjakan / beramal ← عَمِلَ - يَعْمَلُ
- عَمَلًا
mengerjakan amal saleh ← عَمِلَ صَالِحًا
masuk ← دَخَلَ - يَدْخُلُ - دُخُولًا
masuk ke dalam ← دَخَلَ فِي
mendengar ← سَمِعَ - يَسْمَعُ - سَمَاعًا
mendengar sesuatu ← سَمِعَ شَيْئًا
berdusta / mendustakan ← كَذَبَ - يَكْذِبُ
- كَذِبًا
saling mendustakan ← كَذَّبَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا
جَزَاءً
مِنْ رَبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا ٣٦ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا
الرَّحْمَنِ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا ٣٧ يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ
صَفًّا لَا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَنُ وَقَالَ صَوَابًا ٣٨
غريب
القرآن:
{حِسَابًا}: كَثِيرًا، كَافِيًا لَهُمْ.
نص
التفسير:
لهم كل ذلك جزاء ومنة من الله وعطاء كثيرا كافيا لهم، رب السماوات
والأرض وما بينهما، رحمن الدنيا والآخرة، لا يملكون أن يسألوه إلا فيما أذن لهم فيه،
يوم يقوم جبريل عليه السلام والملائكة مصطفين، لا يشفعون إلا لمن أذن له الرحمن في
الشفاعة، وقال حقا وسدادا.
“Semua itu merupakan balasan, karunia,
dan pemberian yang banyak lagi mencukupi bagi mereka dari Alloh, Robb seluruh
langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Maha Pengasih di dunia
dan Akhirat. Mereka tidak memiliki hak untuk meminta kepada-Nya kecuali dalam
perkara yang Dia izinkan. Pada hari ketika Jibril dan para Malaikat berdiri
dalam barisan, mereka tidak memberikan syafaat kecuali kepada orang yang
diizinkan oleh Ar-Rohman untuk diberi syafaat, dan dia mengatakan perkataan
yang benar serta tepat.”
الأسماء:
balasan ← جَزَاءٌ ج أَجْزِيَةٌ
karunia / pemberian ← عَطَاءٌ ج عَطَايَا
pemberian / karunia ← مِنَّةٌ ج مِنَنٌ
langit ← سَمَاءٌ ج سَمَاوَاتٌ
bumi ← أَرْضٌ ج أَرَاضٍ
Rabb / Tuhan ← رَبٌّ ج أَرْبَابٌ
malaikat ← مَلَكٌ ج مَلَائِكَةٌ
barisan ← صَفٌّ ج صُفُوفٌ
syafaat ← شَفَاعَةٌ ج شَفَاعَاتٌ
perkataan / ucapan ← قَوْلٌ ج أَقْوَالٌ
kebenaran ← حَقٌّ
ketepatan / kelurusan ← سَدَادٌ
الأفعال:
memiliki / menguasai ← مَلَكَ - يَمْلِكُ
- مِلْكًا
memiliki kemampuan untuk ← مَلَكَ أَنْ
berdiri ← قَامَ - يَقُومُ - قِيَامًا
berdiri di ← قَامَ فِي
berbicara ← تَكَلَّمَ - يَتَكَلَّمُ - تَكَلُّمًا
berbicara / mengatakan ← قَالَ - يَقُولُ
- قَوْلًا
mengizinkan ← أَذِنَ - يَأْذَنُ - إِذْنًا
mengizinkan bagi ← أَذِنَ لِـ
memberi syafaat ← شَفَعَ - يَشْفَعُ - شَفَاعَةً
memberi syafaat untuk ← شَفَعَ لِـ
berbaris / berdiri berbaris ← اِصْطَفَّ
- يَصْطَفُّ – اِصْطِفَافًا
ذَلِكَ
الْيَوْمُ الْحَقُّ فَمَنْ شَاءَ اتَّخَذَ إِلَى رَبِّهِ مَآبًا ٣٩ إِنَّا أَنْذَرْنَاكُمْ
عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ
يَا لَيْتَنِي كُنْتُ تُرَابًا ٤٠
غريب
القرآن:
{الْحَقُّ}: الَّذِي لَا رَيْبَ فِي وُقُوعِهِ.
{مَآبًا}: مرْجِعًا بِالعَمَلِ الصَّالِحِ.
نص
التفسير:
ذلك اليوم الحق الذي لا ريب في وقوعه، فمن شاء النجاة من أهواله
فليتخذ إلى ربه مرجعا بالعمل الصالح. إنا حذرناكم عذاب يوم الآخرة القريب، الذي يرى
فيه كل امرئ ما عمل من خير أو اكتسب من إثم، ويقول الكافر من هول الحساب: يا ليتني
كنت ترابا فلم أبعث.
“Itulah hari yang benar. Barang siapa
yang menghendaki, hendaklah ia mengambil jalan kembali kepada Robbnya. sungguh
Kami telah memperingatkan kalian tentang azab yang dekat, yaitu pada hari
ketika seseorang melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya. Orang
kafir berkata karena dahsyatnya perhitungan: ‘Seandainya dahulu aku menjadi
tanah, sehingga aku tidak dibangkitkan.’”
الأسماء:
hari ← يَوْمٌ ج أَيَّامٌ
kebenaran ← حَقٌّ
jalan kembali / tempat kembali ← مَرْجِعٌ ج مَرَاجِعُ
azab ← عَذَابٌ ج أَعْذِبَةٌ
tangan ← يَدٌ ج أَيْدٍ
kebaikan ← خَيْرٌ
dosa ← إِثْمٌ ج آثَامٌ
ketakutan / kedahsyatan ← هَوْلٌ ج أَهْوَالٌ
tanah ← تُرَابٌ
الأفعال:
menghendaki ← شَاءَ - يَشَاءُ - مَشِيئَةً
mengambil / menjadikan ← اِتَّخَذَ
- يَتَّخِذُ - اِتِّخَاذًا
mengambil kepada ← اِتَّخَذَ إِلَى
memperingatkan ← أَنْذَرَ - يُنْذِرُ - إِنْذَارًا
memperingatkan seseorang tentang ← أَنْذَرَ فُلَانًا
melihat ← نَظَرَ - يَنْظُرُ - نَظَرًا
melihat kepada ← نَظَرَ إِلَى
mendahulukan / mengerjakan terlebih dahulu ← قَدَّمَ - يُقَدِّمُ
- تَقْدِيمًا
memperoleh / mendapatkan ← اِكْتَسَبَ
- يَكْتَسِبُ - اِكْتِسَابًا
memperoleh dosa ← اِكْتَسَبَ إِثْمًا
berkata ← قَالَ - يَقُولُ - قَوْلًا
bangkitkan ← بَعَثَ - يَبْعَثُ - بَعْثًا
***
