Cari Ebook

Mempersiapkan...

[PDF] Panduan Lengkap Puasa Romadhon - Nor Kandir

 


Panduan Lengkap

Puasa Romadhon

***

Penulis: Nor Kandir, ST., BA

Penerbit: Pustaka Syabab

Cetakan: Ke-1, 1447 H (2026)

Lisensi: www.terjemahmatan.com

***

Daftar Isi

Muqoddimah

Bab 1 — Mengenal Puasa Romadhon

1.1 Pengertian Puasa dalam Islam

1.2 Puasa Romadhon sebagai Rukun Islam

1.3 Sejarah dan Perintah Puasa Romadhon

1.4 Kedudukan Puasa di Sisi Alloh

1.5 Keutamaan Bulan Romadhon

Bab 2 — Tujuan dan Hikmah Puasa

2.1 Puasa dan Taqwa

2.2 Puasa sebagai Latihan Kesabaran

2.3 Puasa dan Pengendalian Diri

2.4 Puasa untuk Membersihkan Hati

2.5 Puasa dan Kepedulian Sosial

Bab 3 — Siapa yang Wajib Berpuasa

3.1 Syarat Wajib Puasa

3.2 Puasa bagi Muslim Baligh dan Berakal

3.3 Puasa bagi Anak-anak

3.4 Orang yang Tidak Wajib Puasa

3.5 Perbedaan Wajib, Sunnah, dan Harom Puasa

Bab 4 — Niat dan Waktu Puasa

4.1 Makna Niat dalam Puasa

4.2 Waktu Berniat Puasa Romadhon

4.3 Niat Puasa Setiap Malam atau Sekali

4.4 Niat Puasa bagi yang Lupa

4.5 Kesalahan Umum dalam Niat Puasa

Bab 5 — Waktu Puasa Romadhon

5.1 Awal Masuk Bulan Romadhon

5.2 Penentuan Awal Puasa

5.3 Waktu Imsak dan Subuh

5.4 Waktu Berbuka Puasa

5.5 Puasa di Daerah Waktu Ekstrem

Bab 6 — Rukun dan Syarat Sah Puasa

6.1 Rukun Puasa yang Harus Ada

6.2 Syarat Sah Puasa

6.3 Hal-hal yang Membatalkan Puasa

6.4 Hal-hal yang Tidak Membatalkan Puasa

6.5 Perbedaan Batal dan Tidak Sah Puasa

Bab 7 — Hal-hal yang Membatalkan Puasa

7.1 Makan dan Minum dengan Sengaja

7.2 Hubungan Suami Istri di Siang Hari

7.3 Muntah dengan Sengaja

7.4 Haid dan Nifas

7.5 Hilang Akal dan Murtad

Bab 8 — Hal-hal yang Tidak Membatalkan Puasa

8.1 Lupa Makan dan Minum

8.2 Mandi dan Berkumur

8.3 Menelan Ludah

8.4 Mimpi Basah

8.5 Suntik dan Obat

Bab 9 — Makruh dan Kesalahan Saat Puasa

9.1 Perbuatan Makruh Saat Puasa

9.2 Mengucapkan Perkataan Sia-sia

9.3 Marah dan Emosi Berlebihan

9.4 Menyia-nyiakan Waktu Puasa

9.5 Puasa Tanpa Menjaga Akhlak

Bab 10 — Orang yang Boleh Tidak Berpuasa

10.1 Orang Sakit

10.2 Musafir (Orang Bepergian)

10.3 Wanita Hamil dan Menyusui

10.4 Orang Tua Renta

10.5 Pekerja Berat dan Kondisi Khusus

Bab 11 — Qodho, Fidyah, dan Kaffarot

11.1 Pengertian Qodho Puasa

11.2 Siapa yang Wajib Qodho

11.3 Pengertian dan Bentuk Fidyah

11.4 Siapa yang Wajib Fidyah

11.5 Kaffarot Puasa dan Urutannya

Bab 12 — Puasa Romadhon bagi Wanita

12.1 Puasa Wanita Haid

12.2 Puasa Wanita Nifas

12.3 Puasa Wanita Hamil

12.4 Puasa Wanita Menyusui

12.5 Kesalahan Umum Wanita Saat Puasa

Bab 13 — Adab dan Sunnah Puasa

13.1 Sahur dan Keutamaannya

13.2 Menyegerakan Berbuka

13.3 Doa Berbuka Puasa

13.4 Menjaga Lisan dan Perilaku

13.4 Memperbanyak Amal Sholih

Bab 14 — Ibadah Pendamping di Bulan Romadhon

14.1 Sholat Tarowih

14.2 Tadarus Al-Qur’an

14.3 Shodaqoh dan Berbagi

14.4 I’tikaf

14.5 Mencari Lailatul Qodar

Bab 15 — Puasa dan Kehidupan Sehari-hari

15.1 Puasa bagi Pekerja

15.2 Puasa bagi Pelajar

15.3 Puasa dan Keluarga

15.4 Puasa dan Media Sosial

15.5 Menjaga Produktivitas Saat Puasa

Bab 16 — Puasa yang Diterima dan Puasa yang Sia-sia

16.1 Tanda Puasa yang Diterima

16.2 Puasa yang Hanya Menahan Lapar

16.3 Keikhlasan dalam Puasa

16.4 Puasa dan Perubahan Akhlak

16.5 Menjaga Semangat Romadhon Setelahnya

Bab 17 — Menjadikan Puasa sebagai Jalan Hidup

17.1 Evaluasi Diri Setelah Romadhon

17.2 Menjaga Amal Pasca Romadhon

17.3 Puasa sebagai Bekal Kehidupan

17.4 Doa dan Harapan

Penutup

***

Segala puji bagi Alloh, Robb semesta alam, Yang telah mewajibkan Puasa kepada hamba-hamba-Nya sebagai sarana untuk meraih derajat taqwa. Kami memuji-Nya atas segala ni’mat Islam dan iman yang telah Dia anugerahkan. Kami bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar melainkan Alloh semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Malikul Mulk yang Maha Bijaksana dalam setiap syariat-Nya.

Kami juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rosul-Nya, pembawa risalah cahaya yang telah menyampaikan amanah agama ini secara utuh tanpa ada yang tersembunyi sedikit pun.

Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada beliau, keluarganya, para Shohabat (rodhiyallahu ‘anhum), serta para pengikutnya yang setia hingga hari Akhiroh kelak.

Amma ba’du:

Sungguh, ibadah Puasa di bulan Romadhon merupakan salah satu tonggak utama dalam bangunan Islam yang agung. Kewajiban ini bukan sekadar rutinitas tahunan untuk menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah madrasah keimanan yang dirancang oleh Alloh untuk menempa jiwa hamba-Nya. Di dalamnya terkandung rahasia ketaatan yang mendalam, di mana seorang Muslim meninggalkan kesenangan syahwatnya—sesuatu yang pada asalnya mubah—demi mengharap keridhoan dan pahala dari Sang Pencipta. Hal ini merupakan bukti kejujuran iman seorang hamba kepada Robb-nya.

Alloh telah mengkhususkan bulan Romadhon dengan berbagai keutamaan yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya. Ia adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, bulan di mana pintu-pintu Jannah dibuka lebar, pintu-pintu Naar ditutup rapat, dan syaithon-syaithon dibelenggu agar manusia dapat fokus menjalankan ketaatan. Romadhon adalah musim bagi amal sholih dan kesempatan emas untuk meraih ampunan yang luas bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh di dalamnya.

Sebagai bentuk amanah profesi dan tanggung jawab ilmiyyah, buku “Panduan Lengkap Puasa Romadhon” ini disusun untuk memberikan penjelasan yang utuh, komprehensif, dan menyeluruh mengenai hukum-hukum Puasa berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Mengingat pentingnya kedudukan Puasa dalam menentukan keselamatan seseorang di Akhiroh, maka setiap Muslim wajib membekali diri dengan ilmu yang shohih sebelum memasuki bulan yang mulia ini. Hal ini selaras dengan kaidah “ilmu sebelum berkata dan beramal”, agar ibadah yang dilakukan tidak terjatuh pada kesia-siaan atau kesalahan yang fatal.

Penulisan buku ini menitikberatkan pada kekuatan nash syar’i, di mana mayoritas isi materi merujuk langsung pada sumber primer. Hal ini dimaksudkan agar pembaca memiliki keterikatan yang kuat dengan wahyu dan tidak terjebak dalam opini yang tidak berdasar. Setiap bab disusun secara sistematis, mencakup definisi, kedudukan syar’i, syarat, rukun, hingga permasalahan-permasalahan kontemporer yang sering dihadapi umat. Gaya bahasa yang digunakan diupayakan mengalir secara humanis namun tetap formal, menghindari istilah-istilah asing yang dapat mengaburkan makna asli syariat.

 


Unduh PDF dan Word

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url