[]

Doa-Doa Shohih Nabi - Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad Al-Badr - Pustaka Syabab PDF

 Download PDF (ukuran ponsel) = https://drive.google.com/file/d/1Hr8Wdkz95OFcRsN3xuLYMc7u9j5PaD1U/view?usp=sharing

Download WORD =  https://docs.google.com/document/d/1sd50MW0en5fHr_qYQwJHbQUeJlLuBJfa/edit?usp=sharing&ouid=117410752841861784404&rtpof=true&sd=true

======================


Judul Asli:

أدعية النبيّ

للشيخ عبد المحسن العباد البدر

Judul Terjemah:

Doa-Doa Shohih Nabi

Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad

Penerbit:

Pustaka Syabab

Penerjemah:

Tim Pustaka Syabab

Cetakan:

Pertama, 1443 H/2021 M

Lisensi:

Gratis PDF www.terjemahmatan.com



/

 

{1}

1- «اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ»

“Ya Allah, Engkau Robku, tidak ada yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau menciptakanku, aku hamba-Mu, aku akan melaksanakan perintah dan larangan-Mu semampuku dan aku membenarkan janji pahala dari-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku, aku mengakui semua dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku karena tidak ada yang mengampuni semua dosa kecuali Engkau.”[1]

{2}

2- «اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي، إِنَّكَ أَنْتَ الغَفُورُ الرَّحِيمُ»

“Ya Allah, sungguh aku banyak sekali menzolimi diriku (dengan berbuat dosa), dan tidak ada yang mengampuni semua dosa kecuali Engkau, maka ampuni aku dengan ampunan dari-Mu dan sayangi aku, sungguh Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”[2]

{3}

3- «رَبِّ اغْفِرْ لِي خَطِيئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي كُلِّهِ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطَايَايَ، وَعَمْدِي وَجَهْلِي وَهَزْلِي، وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ المُقَدِّمُ وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ»

“Ya Robku (Penciptaku), ampuni dosa-dosaku karena kesalahanku, karena kebodohanku, semua urusanku yang berlebihan, dan apa saja dari dosaku yang Engkau lebih tahu dariku. Ya Allah, ampuni dosa-dosaku karena kesalahanku, karena sengaja, karena bodoh, karena bergurau, dan aku mengakui semua itu kulakukan. Ya Allah, ampuni dosa-dosaku yang telah kukerjakan dan ibadah yang tidak serius kukerjakan, dosa yang kukerjakan secara sembunyi maupun terang-terangan, Engkau Maha mendahulukan (siapa saja yang Engkau kehendaki dengan rahmat-Mu) dan Maha mengakhirkan (siapa saja yang Engkau kehendaki dengan menghinakannya), dan Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”[3]

{4}

4- «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ: دِقَّهُ، وَجِلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ»

“Ya Allah, ampuni dosa-dosaku semuanya: yang kecil (sedikit) maupun yang besar (banyak), yang pertama sampai terakhir, yang dikerjakan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.”[4]

{5}

5- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ وَالبُخْلِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ»

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari khawatir (hari esok) maupun sedih (masa lalu), lemah fisik maupun lemah tekad (malas), penakut maupun pelit, beratnya hutang, dan dikalahkan orang.”[5]

{6}

6- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ العُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ»

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pelit, aku berlindung kepada-Mu dari penakut, aku berlindung kepada-Mu dari pikun, aku berlindung kepada-Mu dari ujian hidup (Dajjal), dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur.”[6]


{7}

7-  «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسَلِ وَالهَرَمِ، وَالمَأْثَمِ وَالمَغْرَمِ، وَمِنْ فِتْنَةِ القَبْرِ، وَعَذَابِ القَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الغِنَى، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ عَنِّي خَطَايَايَ بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالبَرَدِ، وَنَقِّ قَلْبِي مِنَ الخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ المَشْرِقِ وَالمَغْرِبِ»

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas dan pikun, perbuatan dosa, hutang, ujian kubur (pertanyaan Munkar-Nakir), siksa kubur, ujian Neraka (pertanyaan Malaikat penjaga pintu Neraka) maupun siksa Neraka, buruknya ujian kaya (sombong dan tidak mengeluarkan hak harta), dan aku berlindung kepada-Mu dari ujian kemiskinan (tidak ridho atas pemberian Allah hingga buta mata dalam mencari harta), aku berlindung kepadamu dari ujian Dajjal. Ya Allah, cucilah dosa-dosaku dengan air salju dan embun, dan bersihkanlah hatiku dari dosa-dosa seperti Engkau membersihkan baju putih dari noda, dan jauhkanlah aku dari dosa-dosaku seperti Engkau menjauhkan timur dari barat.”[7]

{8}

8- «اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ الْأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَيْءٌ، اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ، وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ»

“Ya Allah, wahai Pencipta langit dan bumi, wahai Pencipta Arsy yang agung, wahai Pencipta kami dan Pencipta segala sesuatu, wahai Yang membelah biji, wahai Yang menurunkan Taurot dan Injil serta Al-Quran, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (menguasainya). Wahai Allah, Engkau Yang Maha Pertama hingga tidak ada satu pun yang sebelum-Mu, Engkau Maha Terakhir hingga tidak ada satu pun setelah-Mu, Engkau Maha Mengalahkan hingga tidak ada yang lebih tinggi di atas-Mu, Engkau Maha Dekat atas makhluk hingga tidak ada yang lebih dekat melebihi Engkau. Bebaskan kami dari hutang dan cukupilah kami dari kemiskinan.”[8]

{9}

9- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ، وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ»

 “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang kukerjakan dan dari keburukan apa yang belum aku kerjakan.”[9]

{10}

10- «اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ»

“Ya Allah, perbaikilah agamaku yang ia merupakan benteng segala urusanku, perbaikilah duniaku yang ia merupakan tempat hidupku, perbaikilah Akhiratku yang ia merupakan tempat kembaliku, jadikanlah hidupku untuk menambah kebaikanku, dan jadikanlah matiku untuk mengistirahatkanku dari keburukan.”[10]

{11}

11- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى، وَالتُّقَى، وَالْعَفَافَ، وَالْغِنَى»

“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kehormatan, dan kecukupan.”[11]

{12}

12-  «اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ دَعْوَةٍ لَا يُسْتَجَابُ لَهَا»

“Ya Allah, berikanlah jiwaku ketakwaan, sucikanlah jiwaku, Engkau Dzat terbaik yang mensucikan jiwa, Engkau pelindungnya dan penjaganya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu, dari jiwa yang tidak kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.”[12]

{13}

13- «اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْ تُضِلَّنِي، أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِي لَا يَمُوتُ، وَالْجِنُّ وَالْإِنْسُ يَمُوتُونَ»

“Ya Allah, aku pasrah kepada-Mu, aku beriman kepada-Mu, aku hanya bertawakal kepada-Mu, aku hanya bertaubat kepada-Mu, aku bermusuhan hanya karena-Mu. Ya Allah, aku berlindung dengan kemuliaan-Mu yang tidak ada yang berhak disembah selain-Mu agar Engkau tidak menyesatkanku, Engkau Mahahidup yang tidak akan mati, sementara jin dan  manusia akan mati.”[13]

{14}

14- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيعِ سَخَطِكَ»

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya kesehatan dari-Mu, dan datangnya musibah secara tiba-tiba dari-Mu, dan semua kemurkaan dari-Mu.”[14]

{15}

15- «اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ»

“Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkan hatiku di atas ketaatan kepada-Mu.”[15]

{16}

16- «اللَّهُمَّ رَبَّ جَبْرَائِيلَ، وَمِيكَائِيلَ، وَإِسْرَافِيلَ، فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اِهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ، إِنَّكَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ»

“Ya Allah, Rob Jibril, Mikail, Isrofil, Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui perkara yang ghoib dan nyata, Engkau akan mengadili hamba-hamba-Mu atas apa yang mereka perselisihkan (antara iman dan kufur). Bimbinglah aku dari apa yang mereka perselisihkan kepada kebenaran dengan seizin-Mu. Sungguh Engkau memberi petunjuk siapa yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.”[16]

{17}

17- «اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ، أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ»

“Ya Allah, aku berlindung dari kemurkaan-Mu dengan ridho-Mu, dari hukuman dari-Mu dengan maaf-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak sanggup memuji-Mu seperti Engkau memuji diri-Mu sendiri.”[17]

{18}

18- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ البَلاَءِ، وَدَرَكِ الشَّقَاءِ، وَسُوءِ القَضَاءِ، وَشَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ»

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari musibah yang amat berat, dari dijumpai kesengsaraan, takdir yang buruk, dan kegembiraan musuh.”[18]

{19}

19- «اللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي لِسَانِي نُورًا، وَفِي سَمْعِي نُورًا، وَفِي بَصَرِي نُورًا، وَمِنْ فَوْقِي نُورًا، وَمِنْ تَحْتِي نُورًا، وَعَنْ يَمِينِي نُورًا، وَعَنْ شِمَالِي نُورًا، وَمِنْ بَيْنِ يَدَيَّ نُورًا، وَمِنْ خَلْفِي نُورًا، وَاجْعَلْ فِي نَفْسِي نُورًا، وَأَعْظِمْ لِي نُورًا»

“Ya Allah, jadikan hatiku bercahaya, lisanku bercahaya, pendengaranku bercahaya, penglihatanku bercahaya, bagian atasku bercahaya, bagian bawahku bercahaya, bagian kananku bercahaya, bagian kiriku bercahaya, bagian depanku bercahaya, bagian belakangku bercahaya, jiwaku bercahaya, dan perbesarlah cahayaku.”[19]

{20}

20- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا»

“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu semua kebaikan, baik yang segera maupun yang tertunda, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Aku berlindung kepadamu dari semua keburukan, baik yang segera maupun tertunda, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu semua kebaikan yang diminta oleh hamba-Mu dan Nabi-Mu (Muhammad ), dan aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan yang hamba-Mu dan Nabi-Mu berlindung darinya. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu Surga dan segala yang mendekatkan kepada Surga baik berupa ucapan maupun perbuatan, dan aku berlindung kepada-Mu dari Neraka dan segala yang mendekatkan kepada Neraka baik berupa ucapan maupun perbuatan. Aku memohon kepada-Mu agar menjadikan semua takdir yang Engkau tetapkan atasku adalah kebaikan.”[20]

{21}

21- «اللَّهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبَ، وَقُدْرَتِكَ عَلَى الْخَلْقِ، أَحْيِنِي مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا عَلِمْتَ الْوَفَاةَ خَيْرًا لِي، اللَّهُمَّ وَأَسْأَلُكَ خَشْيَتَكَ فِي الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، وَأَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالْغَضَبِ، وَأَسْأَلُكَ الْقَصْدَ فِي الْفَقْرِ وَالْغِنَى، وَأَسْأَلُكَ نَعِيمًا لَا يَنْفَدُ، وَأَسْأَلُكَ قُرَّةَ عَيْنٍ لَا تَنْقَطِعُ، وَأَسْأَلُكَ الرِّضَاءَ بَعْدَ الْقَضَاءِ، وَأَسْأَلُكَ بَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَوْتِ، وَأَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِي غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ، وَلَا فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ، اللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِينَةِ الْإِيمَانِ، وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِينَ»

“Ya Allah, lewat ilmu-Mu yang ghoib dan penguasaan-Mu atas semua makhluk, tetapkanlah aku hidup selama Engkau tahu hidup itu lebih baik untukku dan matikan aku jika Engkau tahu mati itu lebih baik bagiku. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rasa takut saat sendirian maupun keramaian, aku memohon kepada-Mu mengatakan yang benar saat ridho maupun marah, aku memohon kepada-Mu kesederhanaan saat miskin maupun kaya, aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang tidak lenyap, aku memohon kepada-Mu ridho setelah terjadinya takdir, aku memohon kepada-Mu kebahagiaan setelah mati, aku memohon kepada-Mu lezatnya memandang Wajah-Mu dan kerinduan bertemu dengan-Mu, tanpa memperoleh kesulitan dan bahaya (di dunia) dan tanpa ujian yang menyesatkan (di dunia). Ya Allah, hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikan kami orang-orang yang memberi petunjuk dan diberi petunjuk.”[21]


 

{22}

22- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي»

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan di dunia dan di Akhirat. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan pada agamaku, duniaku, keluargaku, hartaku. Ya Allah, tutupilah aibku, amankan ketakutanku. Ya Allah, jagalah aku dari depanku, belakangku, kananku, kiriku, dan aku berlindung lewat keagungan-Mu agar aku tidak dibenamkan ke perut bumi.”[22]

{23}

23- «اللَّهُمَّ عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ، فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ»

“Ya Allah, Dzat yang mengetahui yang ghoib dan yang nyata, Pencipta semua langit dan bumi, Rob segala sesuatu dan yang memilikinya, aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Engkau, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan jiwaku dan dari keburukan setan dan pasukannya.”[23]

{24}

24- «اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَحُسْنَ عِبَادَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَلِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ»

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu istiqomah di atas agama yang lurus dan tekad kuat melaksanakan petunjuk. Aku memohon kepada-Mu kasih sayang-Mu dan ampunan-Mu. Aku memohon kepada-Mu bersyukur atas nikmat-Mu dan bagus dalam beribadah kepada-Mu. Aku memohon kepada-Mu hati yang selamat (dari kesyirikan dan maksiat) dan lisan yang selalu jujur. Aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang Engkau tahu dan aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan yang Engkau tahu, dan aku memohon ampun atas apa yang Engkau tahu. Sungguh Engkau Maha tahu semua perkara ghoib.”[24]

{25}

25- «اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ»

“Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal bukan yang harom, dan cukupilah aku dengan karunia-Mu bukan berharap kepada selain-Mu.”[25]

{26}

26- «اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ، وَالْفَقْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ»

“Ya Allah, ampunilah dan sehatkanlah badanku. Ya Allah, ampunilah dan sehatkanlah pendengaranku. Ya Allah ampunilah dan sehatkanlah penglihatanku. Tidak ada yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tidak ada yang berhak disembah kecuali Engkau.”[26]

{27}

27- «رَبِّ أَعِنِّي وَلَا تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلَا تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلَا تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَاهْدِنِي وَيَسِّرِ الهُدَى لِي، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ، رَبِّ اجْعَلْنِي لَكَ شَكَّارًا، لَكَ ذَكَّارًا، لَكَ رَهَّابًا، لَكَ مِطْوَاعًا، لَكَ مُخْبِتًا، إِلَيْكَ أَوَّاهًا مُنِيبًا، رَبِّ تَقَبَّلْ تَوْبَتِي، وَاغْسِلْ حَوْبَتِي، وَأَجِبْ دَعْوَتِي، وَثَبِّتْ حُجَّتِي، وَسَدِّدْ لِسَانِي، وَاهْدِ قَلْبِي، وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ صَدْرِي»

“Ya Allah, bantulah aku dan jangan membuatku kesulitan, tolonglah aku dan jangan membuatku kalah, bantulah aku dengan makar dari-Mu dan jangan makar yang menyerangku, berilah aku petunjuk dan mudahkan petunjuk itu untukku, tolonglah aku atas orang yang menzolimiku. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang banyak bersyukur kepada-Mu, banyak berdzikir kepada-Mu, banyak berharap kepada-Mu, sangat taat kepada-Mu, gemar beribadah kepada-Mu, dan banyak bertaubat dan kembali kepada-Mu. Ya Rob, terimalah taubatku, bersihkanlah dosa-dosaku, kabulkan doa-doaku, kokohkan hujjahku, luruskan lisanku, berilah petunjuk hatiku, serta bersihkanlah penyakit hatiku (seperti hasad dan sombong).”[27]


 

{28}

28- «اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كُلُّهُ، اللَّهُمَّ لَا قَابِضَ لِمَا بَسَطْتَ، وَلَا بَاسِطَ لِمَا قَبَضْتَ، وَلَا هَادِيَ لِمَا أَضْلَلْتَ، وَلَا مُضِلَّ لِمَنْ هَدَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُقَرِّبَ لِمَا بَاعَدْتَ، وَلَا مُبَاعِدَ لِمَا قَرَّبْتَ، اللَّهُمَّ ابْسُطْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَفَضْلِكَ وَرِزْقِكَ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ الْمُقِيمَ الَّذِي لَا يَحُولُ وَلَا يَزُولُ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ يَوْمَ الْعَيْلَةِ وَالْأَمْنَ يَوْمَ الْخَوْفِ، اللَّهُمَّ إِنِّي عَائِذٌ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا أَعْطَيْتَنَا وَشَرِّ مَا مَنَعْتَ، اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْإِيمَانَ وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوبِنَا، وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ، وَالْفُسُوقَ، وَالْعِصْيَانَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الرَّاشِدِينَ، اللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ، وَأَحْيِنَا مُسْلِمِينَ، وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِينَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا مَفْتُونِينَ، اللَّهُمَّ قَاتِلِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ، وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ، وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ، اللَّهُمَّ قَاتِلِ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ، إِلَهَ الْحَقِّ»

“Ya Allah, segala puji milik-Mu. Ya Allah, tidak ada yang menggenggam apa yang Engkau hamparkan, tidak ada yang menghamparkan apa yang Engkau genggam; tidak ada yang memberi petunjuk siapa yang Engkau sesatkan, tidak ada yang menyesatkan siapa yang Engkau beri petunjuk; tidak ada yang memberi apa yang Engkau tahan, tidak ada yang menahan apa yang Engkau beri; tidak ada yang mendekatkan apa yang Engkau jauhkan, tidak ada yang menjauhkan apa yang Engkau dekatkan. Ya Allah, limpahkanlah kepada kami barokah-Mu, kasih sayang-Mu, karunia-Mu, dan rezeki-Mu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kenikmatan yang berkelanjutan tanpa lenyap dan hilang. Ya Allah aku memohon kepada-Mu kenikmatan pada Hari Kelaparan dan keamanan pada Hari Ketakutan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang Engkau beri kepada kami dan apa yang Engkau tahan. Ya Allah, jadikanlah kami mencintai iman dan jadikanlah ia hiasan di hati kami, dan jadikanlah kami membenci kekufuran, kefasikan, dan maksiat, serta jadikan kami termasuk orang-orang yang terbimbing. Ya Allah wafatkanlah kami dalam keadaan Muslim, hidupkanlah kami dalam keadaan Muslim, dan kumpulkan kami bersama orang-orang sholih tanpa kesedihan dan ujian. Ya Allah, perangilah orang-orang kafir yang mendustakan utusan-utusan-Mu, menghalangi manusia dari jalan-Mu, dan timpakan atas mereka hukuman dan siksa-Mu. Ya Allah, perangilah orang-orang kafir yang diberi Kitab, wahai Dzat yang berhak disembah!”[28]

{29}

29- «اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ»

“Ya Allah, berilah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi sholawat kepada Ibrohim dan keluarga Ibrohim, sungguh Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah barokah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberi barokah kepada Ibrohim dan keluarga Ibrohim, sungguh Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”[29]


[1] HR. Al-Bukhori no. 6306 dari Syaddad bin Aus .

[2] HR. Al-Bukhori no. 6326 dan Muslim no. 6869 dari Abu Bakar .

[3] HR. Al-Bukhori no. 6398 dan Muslim no. 2719 dari Abu Musa Al-Asy’ari .

[4] HR. Muslim no. 483 dari Abu Huroiroh .

[5] HR. Al-Bukhori no. 6369 dari Anas bin Malik .

[6] HR. Al-Bukhori no. 6365 dari Sa’ad bin Abi Waqqosh .

[7] HR. Al-Bukhori no. 6368 dan Muslim no. 589 dari Aisyah ڤ.

[8] HR. Muslim no. 2713 dari Abu Huroiroh .

[9] HR. Muslim no. 2716 dari Aisyah ڤ.

[10] HR. Muslim no. 2720 dari Abu Huroiroh .

[11] HR. Muslim no. 2721 dari Abu Huroiroh .

[12] HR. Muslim no. 2722 dari Zaid bin Arqom .

[13] HR. Muslim no. 2717 dari Ibnu Abbas .

[14] HR. Muslim no. 2739 dari Ibnu Umar .

[15] HR. Muslim no. 2654 dari Abdullah bin Amr .

[16] HR. Muslim no. 770 dari Aisyah ڤ.

[17] HR. Muslim no. 486 dari Aisyah ڤ.

[18] HR. Al-Bukhori no. 6347 dan Muslim no. 2707 dari Abu Huroiroh .

[19] HR. Muslim no. 763 dari Ibnu Abbas .

[20] HR. Ibnu Majah no. 3846 dari Aisyah ڤ dengan sanad shohih.

[21] HR. An-Nasai no. 1305 dari Ammar bin Yasir dengan sanad hasan.

[22] HR. Abu Dawud no. 5074 dari Ibnu Umar dengan sanad shohih.

[23] HR. At-Tirmidzi no. 3392 dari Abu Huroiroh dengan sanad shohih.

[24] HR. Ath-Thobaroni no. 7135 dari Syaddad bin Aus dengan sanad shohih dan lihat As-Shohīhah no. 3228.

[25] HR. At-Tirmidzi no. 3563 dari Ali dengan sanad hasan dan lihat As-Shohīhah no. 266.

[26] HR. Abu Dawud no. 5090 dari Abu Bakroh dengan sanad hasan.

[27] HR. At-Tirmidzi no. 3551 dari Ibnu Abbas dengan sanad shohih.

[28] HR. Ahmad no. 15492 dari Rifa’ah Az-Zuroqi dengan sanad shohih.

[29] HR. Al-Bukhori no. 3370 dan Muslim no. 406 dari Ka’ab bin Ujroh .

Related

DOA DAN TAZKIYATUN NUFUS 3357464678282294735

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda yang sopan dan rapi.

emo-but-icon

Total Tayangan Halaman

WAKAF MUSHAF

WAKAF MUSHAF

Admin Nor Kandir, ST., BA

Penulis bernama Nor Kandir ini kelahiran Jepara. Semenjak kecil tertarik dengan membaca terutama tentang alam ghoib dan huru-hara Hari Kiamat. Alumni Mahad Raudlatul Ulum Pati ini juga pernah nyantri di Mahad Tahfizh Qur'an Wadi Mubarok Bogor dan Pondok Mahasiswa Thaybah Surabaya dibawah asuhan Ust. Muhammad Nur Yasin, Lc dan beliau adalah guru utama penulis.

Gelar akademik penulis diperoleh di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan D2 LIPIA Surabaya, S1 Kulliyatul Ulum Mesir. Sekarang terdaftar sebagai mahasiswa D2 Akademi Zad Arab Saudi, D3 Universitas Murtaqo Kuwait, S1 Universitas Internasional Afrika, S1 Sekolah Tinggi Muad bin Jabal Mesir, S1 Mahad Ali Aimmah Mesir, S2 Syifaul Qulub Mesir. Sertifikat yang diperoleh: ijazah sanad Kutub Sittah (Bukhori, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah) dari Majlis Sama' bersama Dr. Abdul Muhsin Al Qosim dan Syaikh Samir bin Yusuf Al Hakali, juga matan-matan 5 semester Dr. Abdul Muhsin Al Qosim seperti Arbain, kitab² Muhammad bin Abdul Wahhab, Aqidah Wasithiyyah, Thohawiyah, Jurumiyah, Jazariyah, dll. Juga sertifikat hafalan Umdatul Ahkam dari Markaz Huffazhul Wahyain bersama Syaikh Abu Bakar Al Anqori. Kesibukan hariannya adalah mengajar bahasa Arob, dan menerjemahkan kitab-kitab yang diupload secara gratis di www.terjemahmatan.com

PENTING

Semua buku di situs ini adalah legal dan telah mendapatkan izin dari penerbit dan penulisnya untuk dicetak, disebar, dan dimanfaatkan dalam bentuk apapun. Boleh dikomersialkan dengan syarat: meminta izin ke penulis dan harganya dibuat murah (tanpa royalti penulis).

Bagi yang membutuhkan file wordnya untuk keperluan dakwah, bisa menghubungi Penulis di 085730-219-208.

Barokallahu fikum.

Pengikut

Hot in week

item