[]

DEFINISI RUQYAH - Bacaan Ruqyah dari Quran dan Sunnah - Pustaka Syabab

  DEFINISI RUQYAH R uqyah ( الرُّقْيَةُ ) artinya bacaan (jampi-jampi). Jika yang dibaca diambil dari Al-Qur’an dan Ha...

 

DEFINISI RUQYAH

R

uqyah (الرُّقْيَةُ) artinya bacaan (jampi-jampi). Jika yang dibaca diambil dari Al-Qur’an dan Hadits maka disebut ruqyah syar’iyyah. Jika yang dibaca mengandung kesyirikan, baik murni jampi-jampi atau dicampur ayat Al-Qur’an, maka ia disebut ruqyah syirkiyyah.

Definisi ini menunjukkan bahwa inti meruqyah adalah membaca. Kadang diperlukan variasi berupa meniupkan (setelah membaca) atau meludah ke media air, lalu diminum, dibuat mandi, dioleskan ke bagian yang sakit, atau disemprotkan ke tempat yang diduga didiami setan.

Ruqyah sudah dikenal di masa Jahiliyah, dan sebagian mereka menerapkannya, dan Allōh memberikan kesembuhan. Ketika Islam datang, Nabi membatalkan ruqyah syirkiyyah, berdasarkan hadits Auf bin Malik Al-Asyja’i , ia berkata: Kami dahulu biasa meruqyah di masa Jahiliyyah (menggunakan jampi-jampi), lalu kami bertanya: “Wahai Rosulullōh, bagaimana pendapat Anda?” Beliau menjawab:

«اعْرِضُوا عَلَيَّ رُقَاكُمْ، لَا بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ شِرْكٌ»

“Coba paparkan ruqyah (jampi-jampi) kalian. Tidak mengapa memakai ruqyah tersebut asal tidak mengandung kesyirikan.”[1]

Hadits ini memberi faidah boleh membaca apapun yang berisi permohonan kesembuhan kepada Allōh, asal bebas kesyirikan. Yang paling afdhol adalah menggunakan Al-Qur’an dan Hadits. Juga berfaidah boleh menambah variasi gerakan-gerakan khusus dalam meruqyah jika diperlukan, jika diketahui membantu mempercepat proses pengobatan.


[1] HR. Muslim no. 2200.

KE DAFTAR ISI

Related

Bacaan Ruqyah dari Quran dan Sunnah 8713852407603228480

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar Anda yang sopan dan rapi.

emo-but-icon

Total Tayangan Halaman

WAKAF MUSHAF

WAKAF MUSHAF

Admin Nor Kandir, ST., BA

Penulis bernama Nor Kandir ini kelahiran Jepara. Semenjak kecil tertarik dengan membaca terutama tentang alam ghoib dan huru-hara Hari Kiamat. Alumni Mahad Raudlatul Ulum Pati ini juga pernah nyantri di Mahad Tahfizh Qur'an Wadi Mubarok Bogor dan Pondok Mahasiswa Thaybah Surabaya dibawah asuhan Ust. Muhammad Nur Yasin, Lc dan beliau adalah guru utama penulis.

Gelar akademik penulis diperoleh di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan D2 LIPIA Surabaya, S1 Kulliyatul Ulum Mesir. Sekarang terdaftar sebagai mahasiswa D2 Akademi Zad Arab Saudi, D3 Universitas Murtaqo Kuwait, S1 Universitas Internasional Afrika, S1 Sekolah Tinggi Muad bin Jabal Mesir, S1 Mahad Ali Aimmah Mesir, S2 Syifaul Qulub Mesir. Sertifikat yang diperoleh: ijazah sanad Kutub Sittah (Bukhori, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah) dari Majlis Sama' bersama Dr. Abdul Muhsin Al Qosim dan Syaikh Samir bin Yusuf Al Hakali, juga matan-matan 5 semester Dr. Abdul Muhsin Al Qosim seperti Arbain, kitab² Muhammad bin Abdul Wahhab, Aqidah Wasithiyyah, Thohawiyah, Jurumiyah, Jazariyah, dll. Juga sertifikat hafalan Umdatul Ahkam dari Markaz Huffazhul Wahyain bersama Syaikh Abu Bakar Al Anqori. Kesibukan hariannya adalah mengajar bahasa Arob, dan menerjemahkan kitab-kitab yang diupload secara gratis di www.terjemahmatan.com

PENTING

Semua buku di situs ini adalah legal dan telah mendapatkan izin dari penerbit dan penulisnya untuk dicetak, disebar, dan dimanfaatkan dalam bentuk apapun. Boleh dikomersialkan dengan syarat: meminta izin ke penulis dan harganya dibuat murah (tanpa royalti penulis).

Bagi yang membutuhkan file wordnya untuk keperluan dakwah, bisa menghubungi Penulis di 085730-219-208.

Barokallahu fikum.

Pengikut

Hot in week

Arsip Blog

item