[PDF] 60 Doa Adab Pilihan Untuk Anak - Edisi 3 - Nor Kandir
Pendahuluan
Segala puji milik Allah. Semoga
sholawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rosulullah ﷺ suri tauladan kita, juga untuk keluarga dan para Sahabatnya. Amma
ba’du:
Sekitar bulan Januari
2017, saya bertemu dengan Ustadz Dr. Ainul Haris. Lewat pembicaraan sederhana,
tersusunlah buku kecil ini. Semoga menjadi jariyah untuk saya, juga Ustadz
Ainul Haris yang menjadi perantara tergagasnya ide mulia ini. Aamiin.
Surabaya, Jumadal Ula
1438 H/Maret 2017
Nor Kandir
1. Doa Sapu Jagat
﴿رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾
“Ya Rob (Pencipta,
Pemilik, Pengatur) kami, berilah kami kebaikan di dunia[1] dan kebaikan di Akhirat (Surga) dan peliharalah
kami dari siksa Neraka.” (QS. Al-Baqoroh [2]: 201)
2. Doa Meminta
Ampunan
﴿رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ
تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ﴾
“Ya Rob kami, kami telah
menganiaya diri kami sendiri dengan maksiat, dan jika Engkau tidak mengampuni
kami dan memberi rohmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang
yang merugi.” (QS. Al-A’rōf [7]: 23)
3. Doa Berlindung
dari Syirik
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ
لِمَا لَا أَعْلَمُ»
“Ya Allah! Sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu, agar tidak menyekutukan-Mu, sedang aku mengetahuinya,
dan aku minta ampun terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui.” (HR. Al-Bukhori no. 716
dalam Al-Adab Al-Mufrod. Dinilai shohih
Syaikh Al-Albani)
4. Mendoakan Orang
Tua
﴿رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ
وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ﴾
“Ya Rob kami, ampunilah
aku dan kedua ibu bapakku dan orang-orang Mukmin pada hari terjadinya hisab
(hari Kiamat).” (QS. Ibrōhīm [15]: 41)
5. Mendoakan Orang
Lain
«بَارَكَ اللَّهُ فِيكَ»
“Semoga Allah memberi
berkah[2] kepadamu.” (HR. Ahmad no. 2065 dan dinilai shohih Syuaib
Al-Arnauth)
6. Mendoakan Orang
yang Berbuat Baik
«جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا»
“Semoga Allah membalasmu
dengan balasan terbaik.” (HR. At-Tirmidzi no. 2035
dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
7. Salam
«السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ»
“Semoga keselamatan[3] dan rohmat[4] Allah serta berkah-Nya tercurah untukmu.” (HR. At-Tirmidzi no.
2689 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
8. Doa Mengusir
Setan
﴿اللَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ
مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ
وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ
كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ
الْعَظِيمُ﴾
“Allah, (1) tidak ada
yang berhak disembah melainkan Dia; (2) Yang Hidup kekal lagi terus menerus
mengurus (makhluk-Nya); (3) tidak mengantuk dan tidak tidur; (4) hanya milik-Nya
apa saja yang di langit dan di bumi; (5) tiada yang dapat memberi syafaat di
sisi Allah tanpa izin-Nya; (6) Allah mengetahui apa saja yang belum dikerjakan
mereka dan apa saja yang telah dikerjakan mereka; (7) dan mereka tidak mampu
menjangkau ilmu Allah sedikitpun melainkan apa yang dikehendaki-Nya[5]; (8) Kursi Allah meliputi langit dan bumi; (9) Allah
tidak merasa berat memelihara keduanya; (10) dan Allah Maha Tinggi lagi Maha
Besar.”
(QS. Al-Baqoroh [2]: 255, HR. Al-Bukhori no. 2311)
9. Doa Ketika Marah
«أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ»
“Aku berlindung kepada
Allah dari setan yang terkutuk.” (HR. Al-Bukhori no. 6115)
10. Meminta Tambahan
Ilmu
﴿رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا﴾
“Ya Rob-ku, tambahkanlah
ilmu padaku.” (QS. Thōhā [20]: 114)
11. Meminta Ilmu Bermanfaat
«اللّٰهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي
مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا»
“Ya Allah, berilah
manfaat terhadap ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarilah aku ilmu
yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu padaku.” (HR. At-Tirmidzi no.
3599 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
12. Berlindung dari
Kesedihan
«اللّٰهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ
سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ سَهْلًا إِذَا شِئْتَ»
“Ya Allah, tidak ada
kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah, dan apabila Engkau kehendaki
maka Engkau akan jadikan kesedihan menjadi kemudahan.” (HR. Ibnu Hibban no.
974 dalam Shohihnya. Dinilai shohih
oleh Ibnu Hajar dan Syua’aib Al-Arnauth)
13. Doa Menjelang
Tidur
«بِاسْمِكَ اللّٰهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا»
“Dengan menyebut nama-Mu
ya Allah, aku tidur dan aku bangun.” (HR. Al-Bukhori no. 6324)
14. Doa Bangun Tidur
«الحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ»
“Segala puji milik Allah
yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan hanya kepada-Nya kami
kembali.” (HR. Al-Bukhori no. 6324)
15. Doa Berpakaian
«الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثَّوْبَ،
وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ»
“Segala puji milik Allah
yang telah mengenakanku pakaian ini dan memberi rezki kepadaku dengannya tanpa
daya dan kekuatan sedikitpun dariku.” (HR. Abu Dawud no. 4023 dan dinilai hasan Syaikh
Al-Albani dan Syaikh Husain Salim Asad)
16. Doa Melepas
Pakaian
«بِسْمِ اللَّهِ»
“Dengan menyebut nama
Allah.”
(HR. At-Tirmidzi II/505 dan dishohihkan Syaikh Al-Albani dalam Shohīhul Jāmi III/203)
17. Doa Hendak Makan
dan Minum
«بِسْمِ اللَّهِ»
“Dengan menyebut nama
Allah.”
(HR. Al-Bukhori no. 5376 dan Muslim no. 2022)
18. Doa Usai Makan
dan Minum
«الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا
الطَّعَامَ، وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ»
“Segala puji milik Allah
yang telah memberiku makanan ini dan memberi rezki kepadaku dengannya tanpa
daya dan kekuatan sedikitpun dariku.” (HR. Abu Dawud no. 4023 dan dinilai hasan Syaikh
Al-Albani dan Syaikh Husain Salim Asad)
19. Doa Masuk Toilet
«بِسْمِ اللَّهِ، اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ
مِنَ الخُبُثِ وَالخَبَائِثِ»
“Dengan menyebut nama
Allah, ya Allah aku berlindung kepadamu dari ganguan setan laki-laki dan setan
perempuan.” (HR. Al-Bukhori no. 142 dan Muslim no. 375. Fathrul Bari I/244)
20. Doa Keluar
Toilet
«غُفْرَانَكَ»
“Aku memohon ampunan-Mu.” (HR. At-Tirmidzi no. 7
dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
21. Doa Meminta
Istiqomah
﴿رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ
هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ﴾
“Ya Rob kami, janganlah
Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk
kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rohmat dari sisi Engkau; karena
sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imrōn [3]: 8)
22. Doa Tertimpa -Musibah
«﴿إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ﴾ اللّٰهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا»
“Sesungguhnya kami milik
Allah dan sesungguhnya kami akan kembali hanya kepada-Nya. Ya Allah, berilah
aku pahala dalam musibahku, dan gantilah untukku yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim no. 918)
23. Doa Keluar Rumah
«بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا
حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ»
“Dengan menyebut nama
Allah, aku bertawakal kepada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan
pertolongan Allah.” (HR. Abu Dawud no. 5095 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
24. Doa Masuk Rumah
«بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا،
وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا»
“Dengan menyebut nama
Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar, dan hanya kepada Rob
kami bertawakal.” (HR. Abu Dawud no. 5096 dan dinilai hasan Syaikh Bin Baz dalam Tuhfatul Akhyar no. 28)
25. Doa Berwudhu
«بِسْمِ اللَّهِ»
“Dengan menyebut nama
Allah.”
(Irwāul Gholil I/222 dan dihasankan
Syaikh Al-Albani)
26. Doa Usai
Berwudhu
«أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ
لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ»
“Aku bersaksi bahwa
tidak ada yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku
bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.” (HR. Muslim no. 234)
27. Doa Masuk Masjid
«اللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ»
“Ya Allah, bukakanlah
untukku pintu-pintu rohmat-Mu.” (HR. Muslim no. 713)
28. Doa Keluar
Masjid
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ»
“Ya Allah, aku memohon
kepada-Mu sebagian dari karunia-Mu.” (HR. Muslim no. 713)
29. Doa Usai Adzan
«اللّٰهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ،
وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الوَسِيلَةَ وَالفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ
مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ»
“Ya Allah, wahai Rob
panggilan adzan yang sempurna ini dan Rob pemilik sholat yang lurus, berilah Muhammad
wasilah (syafaat ‘udzmā)[6] dan karunia, serta sampaikanlah ia kepada kedudukan
terpuji (tempat tertinggi di Surga) yang pernah Engkau janjikan.” (HR. Al-Bukhori no.
614)
30. Doa Pagi Hari
«أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ، وَالْحَمْدُ
لِلّٰهِ، لاَ إِلٰـهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ،
لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ
خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ
مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ
وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي
الْقَبْرِ»
“Kami dan seluruah kerajaan di waktu pagi
milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada yang berhak disembah kecuali
Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya bagi-Nya kerajaan dan hanya bagi-Nya
pujian. Hanya Dia Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, aku mohon
kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu
dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Ya Allah, aku berlindung
kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Ya Allah, aku berlindung
kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan di kubur.” (HR. Muslim no. 2723)
31. Doa Sore Hari
«أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلّٰهِ، وَالْحَمْدُ
لِلّٰهِ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ،
لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ
خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ
مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ
وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ»
“Kami dan seluruh
kerajaan di waktu pagi adalah milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada
yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya
bagi-Nya kerajaan dan hanya bagi-Nya pujian. Hanya Dia-lah Yang Mahakuasa atas
segala sesuatu. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan
kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan
kejahatan sesudahnya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan
kejelekan di hari tua. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di
Neraka dan di kubur.” (HR. Muslim no. 2723)
32. Doa Tahiyat
Shalat
«التَّحِيَّاتُ لِلّٰهِ، وَالصَّلَوَاتُ
وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِيْنَ.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰـهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ»
“Segala penghormatan hanya milik Allah, juga
segala doa dan amal sholih. Semoga kesejahteraan
terlimpahkan kepadamu, wahai Nabi, begitu juga rohmat dan berkah-Nya. Kesejahteraan semoga terlimpahkan kepada kita dan hamba-hamba Allah
yang sholih. Aku bersaksi bahwa tiada yang berhak disembah selain Allah dan aku
bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.” (HR. Al-Bukhori no. 831
dan Muslim no. 402)
33. Doa Naik
Kendaraan
«بِسْمِ اللَّهِ، بِسْمِ اللَّهِ، بِسْمِ اللَّهِ،
الْحَمْدُ لِلّٰهِ، ﴿سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا
وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ﴾، الْحَمْدُ لِلّٰهِ، الْحَمْدُ لِلّٰهِ، الْحَمْدُ لِلّٰهِ، اللَّهُ
أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ إِنِّيْ
ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ
أَنْتَ»
“Dengan nama Allah (3x),
segala puji bagi Allah, Maha Suci Rob yang menundukkan kendaraan ini untuk
kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali
kepada Rob kami (di hari Kiamat). Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha besar (3x), Maha Suci Engkau ya Allah, sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak
ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.” (HR. At-Tirmidzi no.
3446 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
34. Doa Saat Sakit
«بِاسْمِ اللَّهِ [3x]،أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ
مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ [7x]»
“Dengan menyebut nama
Allah (3x), aku berlindung kepada Allah dan kepada kuasa-Nya dari keburukan apa
yang aku rasakan dan aku khawatirkan (7x).” (HR. Muslim no. 2202)
35. Doa Ada Angin
Ribut
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ
مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ
مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ»
“Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon
kepada-Mu kebaikan angin (ribut ini), kebaikan apa yang di dalamnya dan kebaikan
tujuan angin dihembuskan. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini,
kejahatan apa yang di dalamnya dan kejahatan tujuan angin dihembuskan.” (HR. Muslim no. 899)
36. Doa Ada Halilintar
«سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ
وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ»
“Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih
dengan memuji-Nya, begitu juga para Malaikat,
karena takut kepada-Nya.” (HR. Malik no. 3641 dan
dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
37. Doa Minta Hujan
«اللّٰهُمَّ أَغِثْنَا، اللّٰهُمَّ أَغِثْنَا،
اللّٰهُمَّ أَغِثْنَا»
“Ya Allah! Turunkan hujan pada kami (3x).” (HR. Al-Bukhori no. 1014 dan Muslim no. 897)
38. Doa Saat Turun
Hujan
«اللّٰهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا»
“Ya Allah! Turunkanlah hujan yang
bermanfaat (untuk manusia, tanaman, dan binatang).” (HR. Al-Bukhori no.
1032)
39. Doa Usai Turun
Hujan
«مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ»
“Kita diberi hujan karena karunia dan rohmat
Allah.”
(HR. Al-Bukhori no. 846 dan Muslim no. 71)
40. Doa Awal Bulan
Hijriyah
«اللّٰهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِاليُمْنِ وَالإِيمَانِ،
وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ، رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ»
“Ya Allah! Tampakkan bulan tanggal satu itu
kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rob kami dan Robmu (wahai bulan) adalah Allah.” (HR. At-Tirmidzi no.
3451 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
41. Doa Sholawat
«اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ
حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللّٰهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا
بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ»
“Ya Allah, berilah rohmat kepada Muhammad dan
keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan rohmat kepada Ibrohim dan
keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung. Berilah berkah
kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberi
berkah kepada Ibrohim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan
Maha Agung.” (HR. Al-Bukhori no. 3370 dan Muslim no. 406)
42. Doa Saat
Berkumpul
«رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ
التَّوَّابُ الغَفُورُ»
“Ya Allah, ampunilah aku
dan terimalah taubatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima taubat dan Maha
Pengampun.” (HR. At-Tirmidzi no. 3434)
43. Doa Kaffarotul Majlis
«سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ
أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ»
“Mahasuci Engkau ya
Allah, aku memuji-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Rob yang berhak disembah kecuali Engkau, aku
minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.” (HR. At-Tirmidzi no. 3433 dan dinilai shohih
Syaikh Al-Albani)
44. Doa Berbuka
Puasa
«ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ
الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ»
“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah
basah, serta pahala akan tetap, in
sya Allah.” (HR. Abu Dawud no. 2357
dan dinilai hasan Syaikh Al-Albani)
45. Doa Masuk Pasar
«لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ
لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ،
بِيَدِهِ الخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ»
“Tidak ada yang berhak
disembah selain Allah, tiada sekutu baginya. Hanya milik-Nya segala kerajaan
dan hanya milik-Nya segala pujian. Dia menghidupkan dan mematikan. Dia Maha
hidup dan tidak mati. Hanya di Tangan-Nya segala kebaikan. Dia Maha Kuasa atas
segala sesuatu.” (HR. At-Tirmidzi no. 3428 dan dinilai hasan Syaikh Al-Albani)[7]
46. Doa Memiliki
Barang atau Peliharaan Baru
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ
مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا
عَلَيْهِ»
“Ya Allah, aku memohon
kepadamu kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang Engkau ciptakan atasnya,
dan aku juga berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau
ciptakan atasnya.” (HR. Abu Dawud no. 2160 dan dinilai hasan Syaikh Al-Albani)
47. Mendoakan Teman
yang Pakaiannya Baru
«تُبْلَى وَيُخْلِفُ اللَّهُ تَعَالَى»
“Jika kelak rusak,
semoga Allah ganti.” (HR. Abu Dawud no. 4020)
48. Doa Menghadapi
Orang Jahat
«حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الوَكِيلُ»
“Cukuplah Allah bagi
kami. Dan Dia-lah, Yang paling tepat dipasrahi (dalam menghadapi segala urusan).” (HR. Al-Bukhori no. 4563)
49. Doa Banyak
Hutang
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ
وَالحَزَنِ، وَالعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالبُخْلِ وَالجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ
الرِّجَالِ»
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan
penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR. Al-Bukhori no.
5425 dan Muslim no. 1365)
50. Doa Melihat
Pohon Berbuah
«اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي ثَمَرِنَا، وَبَارِكْ
لَنَا فِي مَدِينَتِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي صَاعِنَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي مُدِّنَا»
“Ya Allah! Berilah
berkah buah-buahan kami, berilah berkah kota kami, berilah berkah takaran sho[8] kami dan berilah berkah takaran mud kami.” (HR. Muslim no. 1373)
51. Doa Saat Bersin
«الحَمْدُ لِلّٰهِ»
“Segala puji bagi Allah.” (HR. Al-Bukhori no.
6224)
52. Mendoakan Orang
yang Bersin
Jika
ada orang bersin lalu mengucapkan “Alhamdulillah” maka yang mendengar
dianjurkan mendoakannya:
«يَرْحَمُكَ اللَّهُ»
“Semoga Allah merohmatimu.”
Lalu
yang didoakan ini hendaknya membalas:
«يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ»
“Semoga Allah memberimu
hidayah dan memperbaiki keadaanmu.” (HR. Al-Bukhori no. 6224)
53. Doa Agar Cinta
Orang Miskin
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِعْلَ الخَيْرَاتِ،
وَتَرْكَ المُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ المَسَاكِينِ، وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً
فَاقْبِضْنِي إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونٍ»
“Ya Allah, aku memohon
kepada-Mu melakukan banyak kebaikan, meninggalkan semua kemungkaran, mencintai
orang-orang miskin, dan apabila Engkau menghendaki fitnah (musibah/cobaan)
kepada para hamba-Mu maka wafatkanlah aku tanpa terkena fitnah tersebut.” (HR. At-Tirmidzi no.
3233 dan dinilai shohih Syaikh Al-Albani)
54. Doa Saat Melihat
Orang Lain Cacat/Mendapat Ujian
«الحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ
بِهِ، وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا»
“Segala puji milik Allah
yang telah menjagaku sehat dari musibah yang menimpamu, dan Dia memberiku
karunia atas kebanyakan makhluk yang diciptakan-Nya.” (HR. At-Tirmidzi no.
3431 dan dinilai hasan Syaikh Al-Albani)
55. Doa Qunut
«اللّٰهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي
فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ،
وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، إِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا
يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ»
“Ya Allah! Berilah aku
petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah aku
perlindungan (dari penyakit dan apa yang tidak disukai) sebagaimana orang yang
telah Engkau lindungi, sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau
sayangi. Berilah berkah apa yang Engkau berikan kepadaku, jauhkan aku dari
kejelekan apa yang Engkau takdirkan, sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan qadho,
dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak
akan terhina, dan orang yang Engkau musuhi tidak akan mulia. Maha Suci Engkau,
wahai Rob kami dan Maha Tinggi Engkau.” (HR. Abu Dawud no. 1425 dan dinilai shohih
Syaikh Al-Albani)
56. Doa Iftitah
«اللّٰهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ
كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللّٰهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ
كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللّٰهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ
خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ»
“Ya
Allah, jauhkan antara aku dan dosa-dosaku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara
timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari dosa-dosaku, sebagaimana baju putih
dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari dosa-dosaku dengan salju, air dan embun.” (HR. Muslim no. 598)
57. Doa Berlindung
dari Dajjal
«اللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ
جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ
شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ»
“Ya Allah, sesungguhnya
aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka Jahanam, siksaan kubur, fitnah
kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Al-Masih Dajjal.” (HR. Muslim no. 588)
58. Mendoakan Orang
Sakit
«أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ العَرْشِ العَظِيمِ
أَنْ يَشْفِيَكَ [7x]»
“Aku mohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rob
yang menguasai Arasy yang agung, agar menyembuhkan penyakitmu (7x).” (HR. At-Tirmidzi no. 2083 dan dinilai shohih
Syaikh Al-Albani)
59. Doa Ziarah Kubur
«السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَلَاحِقُونَ، أَسْأَلُ
اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ»
“Semoga
kesejahteraan untuk kalian, wahai
penduduk kampung (Barzakh) dari orang-orang Mukmin dan Muslim. Sesungguhnya
kami in syaa Allah akan menyusul kalian, kami mohon kepada Allah untuk
kami dan kalian agar
diberi keselamatan (dari apa yang tidak diinginkan).” (HR. Muslim no. 975)
60. Mendoakan Orang
yang Telah Meninggal
«اللهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ
وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ
وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ
مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ
أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ
عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ»
“Ya Allah! Ampunilah dia (mayat), berilah rohmat kepadanya, selamatkanlah
dia, maafkanlah dia, berilah ia tempat
yang mulia, luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air, salju dan embun.
Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang
putih dari kotoran, gantilah rumahnya dulu (dunia) dengan yang lebih baik
(Surga), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada
keluarganya (di dunia), pasangan yang lebih baik dari pasangannya terdahulu,
dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.” (HR. Muslim no. 963)
Referensi
1. Shohih
Al-Bukhori
2. Shohih
Muslim
3. Sunan
Abu Dawud
4. Al-Jami
At-Tirmidzi
5. Sunan
An-Nasai
6. Sunan
Ibnu Majah
7. Hishnul
Muslim
8. Dan
lain-lain
[1] Segala perkara yang
bermanfaat dan menggembirakan seseorang di dunia, terutama (1) anak dan
pasangan yang baik, (2) rumah yang luas, (3) tetangga yang baik, (4) kendaraan
yang nyaman.
[2] Kebaikan yang menetap dan
banyak. Misalkan jika harta diberkahi, maka ia akan tetap banyak meskipun
dikeluarkan, serta bermanfaat.
[3] Yakni keselamatan pada
badan, harta, keluarga, dan agama.
[4] Yakni diampuni dosa-dosanya dan dibantu untuk terjaga dari terjatuh pada
dosa berikutnya.
[5] Yakni mereka hanya tahu perkara ghoib sebatas yang Allah kabarkan dalam
wahyu, baik Qur’an maupun hadits.
[6] Syafaat khusus yang dimiliki Rosulullah ﷺ agar Allah segera mengadili
penduduk Mahsyar.
[7] Siapa yang membacanya ketika masuk
pasar (atau mall) maka ditulis untuknya 1 juta kebaikan, dihapus darinya 1 juta
dosa, dan dibangunkan sebuah istana untuknya di Surga.
[8] Satu sho adalah empat
mud. Satu mud adalah cakupan dua telapak tangan lelaki dewasa. Keduanya adalah
takaran di Madinah waktu itu.
