×

🔥 PROGRAM PREMIUM TERBATAS 🔥
SETORAN HAFALAN DOA-DOA DARI AL-QUR'AN

Ingin hafal doa-doa pilihan langsung dari Al-Qur'an dengan bimbingan yang terarah, sistematis, disiplin?
Ini kesempatan emas untuk Anda.

✨ Keunggulan Program:

  • 56 doa pilihan dari Al-Qur'an
  • Sistem setoran terarah & konsisten
  • Dibimbing hingga benar dalam hafalan & bacaan
  • Target jelas & progres terukur
  • Cocok untuk semua usia (Ikhwan)

👤 Pembimbing:
Nor Kandir, ST., BA

📅 Pendaftaran:
7 – 12 April 2026 (ditutup pukul 23.00)

📆 Pelaksanaan:
13 April – 13 Mei 2026 (1 bulan)

🗓 Jadwal Setoran:
Senin, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
⏰ 21.00 – 22.00
📊 Total: 20 pertemuan intensif online

📖 Target Setoran:

  • Minimal: 2 doa pendek / 1 doa panjang
  • Anjuran: 3 – 5 doa per pertemuan

📝 Ujian Akhir:
13 Mei 2026 (pilihan ganda)

💰 Biaya: Rp 99.000

⚠️ Kuota terbatas (ditutup jika penuh)

🏢 Penyelenggara:
Terjemah Matan Official
www.terjemahmatan.com

⏳ Jangan tunda.
1 bulan fokus, puluhan doa bisa bermanfaat seumur hidup.

Cari Ebook

Mempersiapkan...

[PDF] 30 Kultum Romadhon - Nor Kandir

 


30 Kultum Romadhon

~Dikembangkan dari Majalis Syahri Romadhon Ibnu Utsaimin~

***

Penulis: Nor Kandir, ST., BA

Penerbit: Pustaka Syabab

Halaman: 452

Cetakan: Ke-1, 1447 H (2026)

Lisensi: www.terjemahmatan.com

***

Daftar Isi

Muqoddimah

Bab 1: Keutamaan Bulan Romadhon yang Mulia

Bab 2: Keutamaan Ibadah Puasa di Sisi Alloh

Bab 3: Hukum Menjalankan Puasa Romadhon

Bab 4: Hukum Sholat Tarowih dan Qiyam Romadhon

Bab 5: Keutamaan Tilaawah Al-Qur’an dan Jenis-Jenisnya

Bab 6: Golongan Manusia dalam Menjalankan Puasa (Bagian Pertama)

Bab 7: Golongan Manusia dalam Menjalankan Puasa (Bagian Kedua)

Bab 8: Sisa Golongan Manusia dalam Puasa dan Ketentuan Qodho’

Bab 9: Hikmah-Hikmah Agung di Balik Syariat Puasa

Bab 10: Adab-Adab Puasa yang Wajib

Bab 11: Adab-Adab Puasa yang Sunnah

Bab 12: Membaca Al-Qur’an dengan Mengikuti dan Mengamalkannya

Bab 13: Adab-Adab dalam Membaca Al-Qur’an

Bab 14: Mengenal Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Bab 15: Syarat Berlakunya Pembatal Puasa dan Hal yang Diperbolehkan bagi Orang Berpuasa

Bab 16: Kewajiban Mengeluarkan Zakat Mal

Bab 17: Orang-Orang yang Berhak Menerima Zakat

Bab 18: Pelajaran Berharga dari Peristiwa Perang Badar

Bab 19: Kemenangan Besar dalam Peristiwa Fathu Makkah

Bab 20: Mengenal Sebab-Sebab Kemenangan yang Hakiki

Bab 21: Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir di Bulan Romadhon

Bab 22: Bersungguh-Sungguh di Akhir Romadhon dan Memburu Lailatul Qodr

Bab 23: Gambaran Keindahan Jannah dan Keni’matannya

Bab 24: Sifat-Sifat Mulia Para Penghuni Jannah

Bab 25: Gambaran Kengerian Naar dan Siksanya

Bab 26: Sebab-Sebab yang Menjerumuskan ke Dalam Naar (Bagian Pertama)

Bab 27: Sebab-Sebab yang Menjerumuskan ke Dalam Naar (Bagian Kedua)

Bab 28: Keutamaan Infaq dan Shodaqoh di Akhir Romadhon

Bab 29: Taubat yang Tulus Sebagai Penutup Ibadah

Bab 30: Khitam Syahr dan Menjaga Ketaatan

Daftar Pustaka

 


 

***

Segala puji bagi Alloh yang telah memberikan hidayah-Nya kepada kita, karena sungguh kita tidak akan mendapatkan petunjuk jika Alloh tidak menunjuki kita. Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

﴿الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ﴾

“Segala puji bagi Alloh yang telah menunjukkan kami ke sini. Kami tidak akan mendapat petunjuk jika Alloh tidak menunjukkan kami.” (QS. Al-A’rof: 43)

Segala puji bagi Alloh yang telah mengutus Rosul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang haq untuk dimenangkan di atas semua agama. Alloh berfirman:

﴿لَقَدْ مَنَّ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ إِذْ بَعَثَ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْ أَنْفُسِهِمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ﴾

“Sungguh Alloh telah memberi karunia kepada orang-orang Mu’min ketika Alloh mengutus di antara mereka seorang Rosul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Alloh, membersihkan jiwa mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al-Kitab dan Al-Hikmah. Dan sungguh sebelum itu, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Ali Imron: 164)

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad , yang telah diutus sebagai rohmat bagi seluruh alam. Alloh berfirman:

﴿وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ﴾

“Dan tidaklah Kami mengutusmu (wahai Muhammad), melainkan untuk menjadi rohmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya: 107)

Begitu pula sholawat dan salam tercurah kepada keluarga beliau, para Shohabat yang mulia, serta orang-orang yang mengikuti jalan mereka dengan baik hingga hari Akhiroh kelak. Alloh berfirman memuji para Shohabat:

﴿وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ﴾

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam di antara orang-orang Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Alloh ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Alloh. Alloh menyediakan bagi mereka Jannah-Jannah yang mengalir sungai-sungai di bawahnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At-Taubah: 100)

Wahai saudaraku kaum Muslim, sungguh ni’mat yang paling besar setelah ni’mat iman dan Islam adalah ketika Alloh memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Romadhon. Bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan di mana pintu-pintu Jannah dibuka dan pintu-pintu Naar ditutup. Rosululloh bersabda:

«أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ، لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ»

“Telah datang kepada kalian Romadhon, bulan yang penuh berkah. Alloh mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu Neraka Jahim ditutup, dan syaithon-syaithon yang membangkang dibelenggu. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang terhalang dari kebaikannya, maka sungguh dia telah terhalang dari kebaikan yang banyak.” (HSR. An-Nasa’i no. 2106)

Keberadaan kita di bulan ini adalah sebuah peluang emas untuk menanam amal sholih. Namun, amal yang besar tidak akan bernilai tanpa landasan ilmu. Oleh karena itu, mempelajari hukum-hukum seputar bulan Romadhon adalah sebuah keharusan agar ibadah kita tidak sia-sia. Nabi bersabda:

«مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ»

“Siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Alloh, maka Alloh akan pahamkan dia dalam urusan agama.” (HR. Al-Bukhori no. 71)

Buku kecil ini, “30 Kultum Romadhon”, disusun sebagai panduan harian untuk mengisi hari-hari kita selama bulan suci ini dengan ilmu yang bersumber dari wahyu. Materi ini diringkas dan disarikan —serta kami beri tambahan dalil dan semisalnya— dari karya seorang ulama besar di abad ini, yaitu Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin (1421 H) dalam kitabnya yang sangat fenomenal, Majalis Syahri Romadhon. Beliau adalah sosok yang sangat jeli dalam menjelaskan dalil-dalil Al-Qur’an dan Sunnah, sehingga nasihat-nasihat beliau sangat menyentuh hati dan mudah dipahami.

Di dalam kitab tersebut, Syaikh al-Utsaimin (1421 H) menekankan pentingnya bagi setiap Muslim untuk memperhatikan setiap detik waktunya di bulan Romadhon. Beliau mengingatkan kita melalui firman Alloh:

﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ﴾

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.” (QS. Al-Baqoroh: 183)

Tujuan utama dari Puasa adalah mencapai derajat taqwa. Dan taqwa tidak akan tercapai kecuali dengan menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan-Nya berdasarkan cahaya ilmu. Alloh berfirman tentang pentingnya mengikuti ilmu dan petunjuk Nabi :

﴿وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ﴾

“Apa yang diberikan Rosul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertaqwalah kepada Alloh. Sungguh Alloh sangat keras hukuman-Nya.” (QS. Al-Hasyr: 7)

Dalam setiap bab yang akan kita bahas nanti, kita akan menemukan betapa luasnya rohmat Alloh di bulan ini. Kita akan belajar tentang keutamaan Puasa, hukum-hukumnya, hingga bagaimana menutup bulan ini dengan taubat yang tulus. Sungguh, setiap hamba sangat membutuhkan ampunan dari Robbnya, sebagaimana Nabi sering berdoa dan beristighfar. Alloh berfirman:

﴿وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ﴾

“Dan bertaubatlah kalian sekalian kepada Alloh, wahai orang-orang yang beriman, supaya kalian beruntung.” (QS. An-Nur: 31)

Kami menyajikan materi ini dengan harapan agar bisa menjadi bahan bacaan atau kultum yang singkat namun padat akan dalil. Sebab, ucapan yang paling benar adalah kalamulloh dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad . Rosululloh bersabda dalam khutbahnya:

«أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ»

“Amma ba’du, sungguh sebaik-baik perkataan adalah Kitabulloh (Al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad . Seburuk-buruk urusan adalah perkara yang diada-adakan (dalam agama) dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim no. 867)

Maka, mari kita sambut bulan Romadhon ini dengan tekad yang kuat untuk memperbaiki diri. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang merugi, yang mendapatkan Puasa namun tidak mendapatkan apa pun kecuali rasa lapar dan haus. Nabi bersabda:

«رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ»

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali rasa lapar.” (HSR. Ibnu Majah no. 1690)

Agar kita terhindar dari kerugian tersebut, marilah kita perhatikan adab-adab dan hukum-hukum yang telah ditetapkan oleh syariat. Buku ini akan membimbing kita langkah demi langkah, hari demi hari, selama 30 hari penuh di bulan Romadhon. Setiap bab dirancang untuk memberikan nutrisi bagi hati dan akal kita, agar kita semakin cinta kepada ketaatan dan semakin benci kepada kemaksiatan. Alloh berfirman:

﴿وَلَكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُولَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ﴾

“Tetapi Alloh menjadikan kalian cinta kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah dalam hatimu serta menjadikan kalian benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.” (QS. Al-Hujurot: 7)

Kami memohon kepada Alloh yang Maha Mulia, Robb ‘Arsy yang agung, agar menjadikan amal ini ikhlas semata-mata mengharap wajah-Nya dan bermanfaat bagi kaum Muslim.

Semoga Alloh memudahkan kita semua dalam menjalankan ibadah Puasa dan Sholat Tarowih, serta menerima seluruh amal sholih kita di bulan yang mulia ini. Alloh berfirman:

﴿إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ﴾

“Sungguh Alloh hanya menerima (amal) dari orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al-Maidah: 27)[NK]


Unduh PDF dan Word

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url